RELUNG.ID – Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap tiga penumpang getek yang hilang usai kecelakaan di Beringin Makmur, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa kemarin (4/3).
Dalam pencarian ini, Tim SAR menerjunkan perahu karet dan perahu masyarakat untuk menyisir Sungai Rawas.
Kapolsek Rawas Ilir, Muratara, IPTU Andri Firmansyah mengatakan, pihaknya bersama tim yang terdiri dari Basarnas, BPBD Muratara, TNI dan masyarakat sudah berupaya melakukan pencarian dengan menyisiri sungai Rawas.
Hanya saja, pihaknya hingga saat ini belum juga ditemukan menemukan para korban yang hilang tersebut.
“Jadi pencariannya akan terus dilanjut besok (hari ini),” katanya.
Belum ditemukannya korban ini dikarenakan arus Sungai Rawas yang deras, mengingat kondisi saat ini tengah dalam banjir.
“Kami meminta doa seluruh masyarakat agar ketiga korban ini cepat ditemukan, kami akan terus berupaya melakukan pencarian,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah perahu getek yang mengangkut 7 orang mengalami oleng dan terbalik di perairan sungai rawas Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Akibat kejadian tersebut tiga orang hilang tenggelam terseret arus sungai.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin mengatakan, dia telah memerintahkan satu Tim Rescuenya yang berada di Pos SAR Lubuk linggau berangkat ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan SAR air guna melakukan pencarian terhadap korban.
Kejadian berawal pada senin (03/03/25) sekitar pukul 18.45 WIB, sebuah perahu getek yang di nahkodai oleh Debi Ariansyah mengangkut 6 orang penumpang dari Desa Beringin Makmur II menuju Desa Beringin Makmur I untuk berbuka puasa.
Ketika dalam perjalanan tiba-tiba perahu getek tersebut mengalami oleng dan terbalik sehingga mengakibatkan nahkoda dan seluruh penumpang tercebur ke sungai.
Dari kejadian tersebut 4 (empat) orang atas nama Debi Ariansyah (26th/Lk/Nahkoda), Eko Nurdian (31th/Lk), Ahmad Riduan (28th/Lk) dan Adis (26th/Lk) “berhasil selamat” dengan cara berenang ketepian sungai.
Sedangkan naas dialami 3 (tiga) orang penumpang lainnya atas nama Rapik alias Mael (40th/Lk), Brata (30th/Lk) dan Iqbal (36th/Lk) diduga tidak bisa berenang sehingga mengakibatkan tubuh mereka terseret derasnya arus sungai dan seketika hilang tenggelam jelas Raymond. (LTM)

