Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Peneliti Hidrologi Ungkap Penyebab Utama Banjir di Palembang, Soroti Masalah Drainase hingga Perilaku Warga
Regional

Peneliti Hidrologi Ungkap Penyebab Utama Banjir di Palembang, Soroti Masalah Drainase hingga Perilaku Warga

alwiBy alwi28/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi banjir di Palembang. (tangkapan layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Persoalan banjir yang kerap melanda Kota Palembang ternyata tidak semata-mata disebabkan oleh tingginya curah hujan.

Peneliti hidrologi dan banjir perkotaan dari Universitas Sriwijaya, M Baitullah Al Amin, mengungkap sejumlah faktor utama yang menjadi pemicu banjir di kota tersebut.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti diskusi bersama Wali Kota Ratu Dewa dan jajaran pemerintah kota di rumah dinas wali kota, Selasa (28/4/2026).

Baca juga :   Atasi Banjir Tahunan di Griya Muara Enim Permai, Bupati Edison Terjunkan Tim Teknis

Menurut Baitullah, persoalan utama terletak pada kondisi sistem drainase yang belum optimal. Ia menyebut banyak saluran air mengalami penyumbatan akibat sampah dan sedimentasi, serta penyempitan (bottleneck) yang menghambat aliran air.

“Aliran air di beberapa titik tidak lancar karena adanya penyumbatan dan penyempitan saluran. Selain itu, kapasitas tampungan juga belum mampu menampung debit air saat hujan deras,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut diperparah oleh rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya terkait pembuangan sampah ke saluran air. Hal ini menyebabkan fungsi drainase tidak berjalan maksimal saat hujan turun.

Baca juga :   Hujan Lebat Guyur Muara Enim, Ratusan KK Terdampak Banjir

Untuk penanganan jangka pendek, Baitullah menyarankan agar pemerintah segera melakukan normalisasi saluran drainase, termasuk pembersihan endapan lumpur dan sampah yang menyumbat. Langkah ini dinilai krusial untuk memperlancar aliran air dalam kondisi cuaca ekstrem.

Namun, ia menekankan bahwa solusi jangka panjang harus dirancang secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Pendekatan tersebut mencakup penataan ulang sistem drainase, peningkatan kapasitas infrastruktur, hingga penyesuaian tata ruang kota.

Selain itu, Baitullah juga mendorong penerapan teknologi modern dalam pengendalian banjir, seperti sistem digital berbasis teknologi informasi dan Internet of Things (IoT). Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi air secara real-time serta memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

Baca juga :   GP Ansor Sumsel Siap Kolaborasi Dukung Program Wali Kota Palembang


“Dengan sistem digital, masyarakat bisa mengetahui kondisi wilayahnya dan lebih siap menghadapi potensi banjir,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan pembentukan komunitas peduli banjir di tingkat lingkungan, mulai dari RT hingga kelurahan, guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam mitigasi bencana.

“Penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat sangat penting agar solusi yang dijalankan bisa efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Baca juga :   Kembangkan Kampung Tematik, Pemkot Palembang Bakal Gandeng Unsri

Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa mengaku telah mendapatkan masukan komprehensif dari para akademisi dan praktisi. Substansinya juga sejalan dengan masukan dari berbagai pihak, seperti WALHI dan IMM Sumsel.

Ratu Dewa menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan berhenti pada tahap diskusi, tetapi akan menindaklanjuti dengan langkah konkret.

“Kami akan merumuskan pokok pikiran hasil pertemuan ini menjadi dokumen kebijakan sebagai dasar pengambilan keputusan,” terangnya.

Baca juga :   Hujan Belum Merata, Sumsel Siagakan Lima Helikopter Water Bombing Hadapi Potensi Karhutla

Menurutnya, penanganan banjir akan dibagi ke dalam program jangka pendek, menengah, dan panjang. Untuk jangka pendek, fokus diarahkan pada perbaikan drainase, penanganan sumbatan, serta pengerukan kolam retensi yang berpotensi menampung air.

Namun demikian, ia menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan oleh pemerintah kota saja. Diperlukan sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemangku kepentingan lainnya.

“Penanganan banjir harus terintegrasi, berkelanjutan, dan melibatkan semua pihak. Dengan kolaborasi yang kuat, kita harapkan persoalan ini bisa ditangani secara lebih efektif,” pungkasnya. (DSK)

Banjir UNSRI Walhi Wali Kota Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePasca Operasi, Pasien RS AR Bunda Prabumulih Ditemukan Gantung Diri di Kamar Mandi
Next Article Banjir dan Jalan Rusak Tak Kunjung Kelar, Kepemimpinan Ratu Dewa-Prima Salam Panen Kritik dari Wargnet
alwi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?