Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ratu Dewa Evaluasi CFN dan CFD Palembang, Soroti Kemacetan hingga Penataan Sampah
Regional

Ratu Dewa Evaluasi CFN dan CFD Palembang, Soroti Kemacetan hingga Penataan Sampah

alwiBy alwi13/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa bersama jajaran terkait mengevaluasi pelaksanaan uji coba Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD). (Humas Pemkot)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bergerak cepat mengevaluasi pelaksanaan uji coba Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) yang digelar akhir pekan lalu.

Evaluasi dilakukan menyusul banyaknya kritik masyarakat, khususnya terkait kemacetan lalu lintas.

Baca juga :   UMK Palembang 2026 Naik 7,05 Persen, Berlaku Per Januari

Dalam rapat bersama jajaran Pemkot, kepolisian, dan instansi terkait, Ratu Dewa menyoroti belum optimalnya pengaturan lalu lintas saat CFD berlangsung.

Penutupan jalur sepanjang 2,8 kilometer, termasuk di kawasan Jembatan Ampera, dinilai memicu kepadatan parah di sejumlah titik seperti Musi 4 dan Musi 6.

“Dari pantauan dan laporan warga, terjadi kemacetan panjang karena kurangnya petugas di titik alternatif. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Baca juga :   Putusan MK Wajibkan Pendidikan Gratis 9 Tahun, Palembang Tunggu Arahan Pusat

Ia juga menilai penempatan personel Dinas Perhubungan belum merata, karena sebagian besar petugas hanya difokuskan di area utama CFD.

Ke depan, ia meminta pengaturan lalu lintas diperbaiki dengan menempatkan petugas di titik-titik rawan kemacetan serta memperjelas rambu-rambu.

Ratu Dewa memastikan uji coba CFD akan kembali dilakukan pekan depan dengan sejumlah perbaikan, sementara rencana peluncuran resmi yang semula dijadwalkan 19 April 2026 ditunda hingga evaluasi dinilai matang.

Baca juga :   Polres Muara Enim Ungkap Dua Gudang BBM Ilegal, Tanpa Penangkapan Tersangka?

Selain CFD, pelaksanaan CFN juga tak luput dari perhatian. Meski dinilai berjalan cukup baik, sejumlah catatan masih ditemukan, terutama terkait pengelolaan sampah dan fasilitas pendukung.

Ia menyoroti minimnya tempat pembuangan sampah sementara (TPS) serta kurangnya edukasi kepada pengunjung dan pedagang. Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta aktif memberikan sosialisasi, termasuk melalui mobil keliling.

Di sisi lain, kawasan Kolonel Atmo yang menjadi pusat kegiatan CFN diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung. Pemerintah pun diminta menata kantong parkir dan memastikan tarif parkir sesuai aturan.

Baca juga :   APBD Palembang 2026, Pemkot Palembang Fokuskan Peningkatan Kualitas Hidup

“Jangan sampai ada tarif parkir yang melebihi ketentuan,” tegasnya.

Ratu Dewa juga meminta peningkatan kualitas acara dengan menonjolkan identitas lokal Palembang, seperti pertunjukan seni tradisional dulmuluk, hiburan kreatif, serta pelibatan UMKM.

Ia menambahkan, keberadaan posko kesehatan, pencahayaan yang memadai, serta penempatan petugas Satpol PP yang lebih mobile juga menjadi bagian penting dalam perbaikan ke depan.

Baca juga :   Cegah Karhutla, Pemkab Muba Kucurkan Rp10 Miliar

Rencananya, peluncuran resmi CFN akan digelar pada 18 April 2026 dan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan.

Ratu Dewa menegaskan bahwa seluruh evaluasi ini akan segera ditindaklanjuti agar kegiatan bebas kendaraan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar evaluasi, tapi komitmen kami untuk menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan bermanfaat,” pungkasnya. (DSK)

CFD CFN Kemacetan Ratu Dewa Sampah Wali Kota Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJokowi Jawab Isu Caplok NasDem dan NasDem Tower: Kelas Saya UMKM
Next Article Rismon Diragukan Jadi Saksi Mahkota, Ini Alasan Kuasa Hukum Roy Suryo
alwi

Related Posts

Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20263 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Regional

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,844 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,719 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,690 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?