Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Penjual Nasi Uduk Meninggal Setelah Mengantre Gas, Kapolsek Pamulang Ungkap Fakta Sebenarnya
Regional

Penjual Nasi Uduk Meninggal Setelah Mengantre Gas, Kapolsek Pamulang Ungkap Fakta Sebenarnya

RiyadiBy Riyadi04/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Toko pengecer gas elpiji Palembang. (IST)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kabar meninggalnya seorang warga Pamulang, Yonik (68), yang sempat viral di media sosial dengan klaim bahwa ia meninggal karena kelelahan setelah mengantre gas elpiji 3 kg, telah mendapatkan klarifikasi dari pihak kepolisian.

Kapolsek Pamulang, Kompol Widya Agustiono, membantah informasi yang beredar tersebut. Menurutnya, Yonik tidak meninggal karena antrean panjang, melainkan karena faktor kelelahan setelah membawa dua tabung gas elpiji.

Kompol Widya menceritakan kronologi kejadian yang sebenarnya. Yonik, yang sehari-hari berjualan nasi uduk, menghabiskan gas elpiji pada pukul 10.00WIB. Ia kemudian berjalan kaki sejauh 200 meter menuju pangkalan gas elpiji untuk membeli dua tabung gas.

Baca juga :   SUM Technology Kunjungi Kampus Muhammadiyah Palembang, Buka Peluang Kerja Mahasiswa di Negeri Sakura

Setelah mendapatkan gas, Yonik berjalan pulang ke rumah, namun merasa kelelahan dan berhenti sejenak untuk beristirahat di rumah tetangganya.

Setelah beristirahat, Yonik melanjutkan perjalanan ke rumahnya, namun kemudian dibawa ke rumah sakit dan dilaporkan meninggal dunia di RS Permata Pamulang.

Kompol Widya menegaskan bahwa tidak ada antrean panjang yang menyebabkan kejadian ini.

Baca juga :   Ketua PPS OKU Meninggal saat Melaksanakan Tugas Pemilu

“Faktanya, korban meninggal bukan karena antrean, tetapi karena kelelahan setelah membawa dua tabung gas,” ujar Widya, Senin (3/2/2025).

Menurut Widya, korban tidak tewas karena mengantre untuk membeli gas elpiji 3 kg. Korban disebut kelelahan setelah menenteng tabung gas.

“Saya kasih tahu kronologinya, di mana almarhum ini jualan nasi uduk jam 5 pagi kebetulan jam 10 gasnya habis,”katanya.

Baca juga :   Sumsel Antar Putra Terbaiknya: Herman Deru Pimpin Pelepasan Jenazah Alex Noerdin

Diberitakan sebelumnya, seorang lansia di Pamulang Barat, kota Tangerang Selatan bernama Yonik (68) meninggal dunia ketika antre untuk membeli elpiji 3 kilogram pada Senin (3/2/2025).

Yonik meninggal dunia lantaran kelelahan setelah beberapa jam mengantre untuk membeli gas di agen yang berjarak sekitar 300 meter dari kediamannya.

Dedi yang merupakan keluarga Yonik mengatakan, lansia tersebut merupakan pedagang nasi uduk di sekitar rumahnya. Namun, saat akan berjualan ia pun kehabisan gas dan mengharuskannya untuk membeli di pangkalan.

Baca juga :   Tanjak Raksasa Taman Olahraga Lubuklinggau Rusak Diterjang Angin

“Beliau bawa tabung gas dua, trus terlihat kecapean pas jalan pulang, terus tahu-tahu gak sadarin diri, gak lama kabarnya meninggal dunia,” ujar Dedi.[AYK]

Antre Gas 3 Kilo Meninggal Penjual nasi uduk
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSektor Pariwisata di Palembang Memprihatinkan, Sultan SMB IV: Banyak Pungli Disengaja
Next Article Pemerintah Izinkan Pengecer Jual Elpiji 3 Kg Lagi, Jadi Sub-Pangkalan untuk Kontrol Penyaluran
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?