Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Pensiunan Jenderal TNI Ini Geram dengan Ormas Berseragam Militer: Harus Ditumpas!
Politik

Pensiunan Jenderal TNI Ini Geram dengan Ormas Berseragam Militer: Harus Ditumpas!

ADMINBy ADMIN06/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Ormas. (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pensiunan Jenderal TNI, Mayjen (Purn) Rodon Pedrason, mengungkapkan kegeramannya terhadap organisasi masyarakat (ormas) yang kerap menggunakan pakaian ala militer. Menurutnya, ormas semacam itu harus ditertibkan karena berpotensi menyesatkan masyarakat dan menyalahi aturan.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Rodon saat menghadiri rapat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Komisi I DPR RI, Senin (3/3/2025).

Dalam forum itu, ia hadir bersama Teuku Rezasyah dari Indonesia Centre for Democracy Diplomacy and Defence serta Kusnanto Anggoro dari Centre for Geopolitics Risk Assessment.

Baca juga :   6.370.484 Warga di Sumsel Masuk Daftar Pemilih Sementara

Rodon menyindir keras keberadaan ormas-ormas yang menggunakan atribut dan pangkat ala militer sebagai identitas mereka. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk kemunafikan mengingat di sisi lain, banyak pihak yang menolak keterlibatan TNI dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk pemerintahan.

“Ini menurut saya munafik juga, saat kita katakan enggak setuju militer terlibat di berbagai kehidupan sehari-hari, tapi ormas-ormas berseragam ala militer dengan segala atributnya malah dibiarkan,” tegas Rodon, dikutip dari YouTube MerdekaDotCom, Rabu (6/3/2025).

Rodon menilai bahwa pemerintah harus bersikap tegas terhadap ormas-ormas semacam itu dan melarang penggunaan pakaian ala militer oleh kelompok sipil. Baginya, penggunaan atribut militer seharusnya eksklusif untuk personel TNI yang telah menempuh pendidikan dan pelatihan panjang.

Baca juga :   Soal Huru-hara GRIB Ormas Hercules, Presiden Prabowo Keluarkan Perintah Keras

“Kalau saya pribadi berpikir, orang-orang seperti ormas ini harus ditertibkan, tidak boleh berpakaian militer. Bayangkan jika ada ormas yang pakai atribut anggota DPR, pasti kita tidak terima. Menjadi anggota DPR butuh proses panjang, kampanye, dan syarat ketat, begitu juga dengan tentara yang harus melalui pendidikan bertahun-tahun,” tambahnya.

Rodon juga menegaskan bahwa untuk menjadi seorang tentara, seseorang harus menjalani berbagai tahapan, mulai dari pendidikan dasar selama empat tahun, pendidikan khusus perwira, hingga pelatihan di institusi seperti Seskoad dan Lemhanas.

Baca juga :   Dedi Mulyadi: Kepala Dinas Pusing Dimintai THR oleh Ormas dan LSM

Selain itu, dalam forum tersebut, Rodon turut menyinggung Undang-Undang TNI terkait jabatan yang bisa diisi oleh personel militer. Ia berpendapat bahwa aturan ini harus diperbarui agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, TNI merupakan alat pertahanan negara yang bertugas menjaga kepentingan nasional, termasuk kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan rakyat Indonesia. (KPB)

Ormas Pensiunan Jenderal
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePabrik Sepatu Nike di Tangerang PHK 1.500 Karyawan, 2.000 Lainnya Menyusul
Next Article Bingung Menu Buka Puasa? Yuk Coba Resep Es Pisang Ijo Ini
ADMIN

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,923 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,795 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,768 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?