Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Penting! Ini 5 Penyebab Disfungsi Ereksi Pria
Lifestyle

Penting! Ini 5 Penyebab Disfungsi Ereksi Pria

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda22/06/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Lemah syahwat atau disfungsi ereksi pria merupakan gangguan saat berhubungan seksual. Namun banyak pria yang tidak mengenali apa penyebab disfungsi ereksi tersebut.

Dilansir dari halodoc ini 5 penyebabnya yang penting wajib diketahui pria. Simak dibawah ini :

1- Karena kondisi medis

Sering kali, penyebab seorang pria mengalami disfungsi ereksi adalah adanya kondisi medis tertentu, seperti:

Tekanan darah tinggi.
Diabetes.
Penyakit jantung.
Penyumbatan pada pembuluh darah (aterosklerosis).
Obesitas.
Sindrom metabolik.
Penyakit peyronie (perkembangan jaringan parut di dalam Mr.P).
Gangguan tidur.

Baca Juga: Bikin Tidak Pede! Ini 5 Cara Ampuh Atasi Jerawat di Punggung

2- Disfungsi ereksi karena faktor psikologis

Disfungsi ereksi juga bisa terjadi karena faktor psikologis. Otak memainkan peran penting dalam memicu ereksi. Sebab, ereksi terjadi ketika gairah seksual mulai timbul saat mendapatkan rangsangan. Namun, proses ini bisa terganggu bila ada masalah psikologis tertentu, seperti stres, depresi, kecemasan, atau masalah dengan pasangan.

Selain itu, usia dan tingkat stres juga bisa menjadi faktor-faktor penentu seseorang mengalami gangguan ereksi. Ada juga faktor psikologis, seperti widower syndrome yang menyebabkan efek samping yang sama.

Sindrom ini sering terjadi pada pria yang kehilangan pasangan hidupnya. Begitu pula pria dengan tingkat kepercayaan diri yang rendah juga kerap mengalami lemah syahwat.

3- Efek samping konsumsi obat

Meski bermanfaat untuk mengobati penyakit, tapi obat-obatan tetap memiliki efek samping, salah satunya dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Beberapa jenis obat yang mungkin bisa memicu terjadinya masalah seksual tersebut, yaitu:

Antidepresan.
Antipsikotik.
Penurun tekanan darah tinggi.
Penurun kolesterol.
Obat untuk kanker prostat.
Penggunaan obat-obatan terlarang, seperti kokain atau ganja.

Baca Juga: Hamil Usia Muda, Ini 6 Resikonya

4- Disfungsi ereksi karena cedera

Bila kamu pernah mengalami cedera pada penis, bagian saraf, atau pembuluh darah pada punggung, hal tersebut bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

Cedera pada area penis juga bisa memicu pembentukan jaringan parut dan membuat posisi organ tersebut jadi melengkung secara tidak normal selama ereksi.

Selain itu, cedera pada panggul yang berdampak pada organ reproduksi seksual pria juga bisa menyebabkan terjadinya masalah seksual ini. Lalu, mengendarai sepeda atau motor dalam waktu yang lama juga bisa memicu kondisi tersebut, karena dapat menekan area sekitar anus.

5- Efek samping operasi

Beberapa jenis operasi yang bisa menimbulkan efek samping disfungsi ereksi, seperti operasi pada otak dan tulang belakang. Ini karena terdapat saraf yang bertugas untuk mengatur proses ereksi pada kedua bagian tubuh tersebut.

Operasi yang berlangsung pada panggul atau bagian tulang belakang juga berisiko merusak saraf dan pembuluh darah pada area sekitar penis sehingga meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Tindakan medis lainnya yang bisa jadi turut memicu gangguan ereksi adalah operasi kelenjar prostat, terapi radiasi untuk kanker usus besar atau kandung kemih, dan operasi pengangkatan usus besar.

Semoga bermanfaat.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBikin Tidak Pede! Ini 5 Cara Ampuh Atasi Jerawat di Punggung
Next Article Ini Macam-macam Tes Kesuburuan untuk Wanita
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,886 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,758 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,732 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?