Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Perang Iran Picu Kenaikan Harga Plastik di Indonesia
Bisnis

Perang Iran Picu Kenaikan Harga Plastik di Indonesia

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda01/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Botol Plastik. Foto : Pixabay
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kenaikan harga plastik di Indonesia membuka fakta penting soal ketergantungan industri nasional terhadap pasokan bahan baku dari luar negeri, khususnya kawasan Timur Tengah.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan, salah satu bahan baku utama plastik, yakni naphta, masih didominasi impor dari Timur Tengah dengan porsi mencapai 60 persen. Ketergantungan ini membuat Indonesia rentan terhadap gejolak global, termasuk konflik yang saat ini melibatkan Iran.

“Naphta itu 60 persen kita impor dari Timur Tengah. Jadi kita terdampak dari bahan baku yang harus kita impor,” ujar Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Konflik di kawasan tersebut menyebabkan rantai pasok terganggu, sehingga berdampak langsung pada ketersediaan bahan baku dan memicu kenaikan harga plastik di dalam negeri.

Dampaknya pun tidak hanya dirasakan Indonesia. Sejumlah negara di Asia seperti Singapura, China, Korea Selatan, Taiwan, hingga Thailand juga mengalami gangguan serupa. Bahkan, beberapa produsen di kawasan tersebut dilaporkan mengalami kondisi force majeure akibat tersendatnya pasokan.

“Sehingga yang kita impor plastik pun juga sedikit terganggu,” jelasnya.[THQ]

Harga Plastik Perang Iran
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article4 Prajurit BAIS Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Next Article Simpan 13 Paket Sabu, IRT di Palembang Diciduk Polisi
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,994 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,865 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,838 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?