Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Permukiman Bantaran Sungai Mesat Lubuklinggau Terendam, Warga Sempat Mengungsi
Regional

Permukiman Bantaran Sungai Mesat Lubuklinggau Terendam, Warga Sempat Mengungsi

RiyadiBy Riyadi18/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Banjir rendam sejumlah rumah warga di tiga RT di Kelurahan Muara Enim, kota Lubuklinggau. (Ansyori/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Sejumlah permukiman warga di bantaran Sungai Mesat, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam hingga Kamis (18/6/2026) dini hari.

Akibat luapan Sungai Mesat, belasan kepala keluarga (KK) terdampak dan sebagian warga sempat mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari genangan air yang masuk ke rumah mereka.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuklinggau, banjir merendam tiga Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Muara Enim, yakni RT 2, RT 6 dan RT 7.

Baca juga :   Ular Cobra Sepanjang Satu Meter Hebohkan Warga di Lubuklinggau

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuklinggau, Dono Pratondo mengatakan, di RT 2 terdapat satu kepala keluarga terdampak, RT 6 sebanyak sembilan kepala keluarga, dan RT 7 sebanyak tiga kepala keluarga.

“Jadi ada tiga RT yang terdampak yakni RT 2, RT 6 dan RT 7,” kata Dono.

Menurutnya, banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kota Lubuklinggau hingga pukul 03.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan debit air Sungai Mesat meningkat dan meluap ke kawasan permukiman warga yang berada di sepanjang bantaran sungai.

Baca juga :   30 Hektar Lahan di OKU Terendam Banjir

“Luapan air sungai tersebut berdampak terhadap pemukiman warga yang tinggal di bantaran sungai,” ujarnya.

Dono menjelaskan, saat banjir terjadi, sejumlah warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Namun ada pula warga yang tetap bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu kondisi air surut.

Beruntung, genangan air tidak berlangsung lama. Beberapa jam setelah meluap, air mulai berangsur surut sehingga warga dapat kembali ke rumah dan membersihkan sisa lumpur maupun material yang terbawa banjir.

Baca juga :   Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, Negara Terancam Rugi Rp1 Triliun

“Beberapa jam usai terdampak banjir, air yang menggenangi pemukiman kondisinya saat ini sudah surut dan warga secara mandiri dengan cara bergotong royong telah membersihkan area yang terdampak,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Lubuklinggau Barat I, IPTU Zendra, mengatakan banjir dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Lubuklinggau sejak dini hari hingga menjelang subuh.

Meski menyebabkan sejumlah rumah dan barang milik warga terendam, bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca juga :   Modus Jadi Pembeli, Pelaku Curi Uang Pedagang Cabai Rp35 Juta

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini. Luapan air hanya menyebabkan kerugian materil bagi para korban akibat rumah dan barang-barang milik mereka terendam air,” pungkasnya.

Saat ini kondisi di lokasi telah berangsur normal dan warga mulai kembali menjalankan aktivitas seperti biasa setelah genangan air surut.[YKP]

Banjir Lubuklinggau Warga Sempat Mengungsi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Petugas dengan Batu dan Botol
Next Article Sidak ke Tambang PT LPPBJ, Rombongan Ketua DPRD Lahat Dijegal Security, Minta Perusahaan Penuhi Tiga Tuntutan
Riyadi

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20261 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20261 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20261 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,926 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,798 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,771 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?