RELUNG.ID- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan menyatakan komitmennya mendukung penuh agenda reformasi pesantren yang diusung Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.
Reformasi tersebut mencakup perubahan kurikulum dan tata kelola pesantren agar lebih profesional dan mampu menjawab tantangan zaman.
Anggota Fraksi PKB DPRD Sumsel, Nasrul Halim, mengatakan langkah Cak Imin mendorong transformasi pesantren adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi santri.
“Apa yang dilakukan Cak Imin tidak lain agar para santri lulusan pesantren semakin kompetitif, tidak hanya dalam ilmu agama tapi juga dalam bidang lainnya,” kata Nasrul Halim, Rabu (25/6/2025).
Sekretaris DPW PKB Sumsel yang akrab disapa Alung ini menegaskan, perbaikan kurikulum akan mendorong pesantren menjadi lembaga pendidikan yang lebih terbuka dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Dengan perubahan ini, lulusan pesantren tidak hanya menjadi ahli agama, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja, teknologi, dan seni,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pesantren harus melakukan transformasi agar tetap relevan di tengah dinamika global.
“Pesantren adalah benteng moral dan spiritual bangsa. Namun, ke depan, pesantren harus berani memasukkan unsur-unsur sains, teknologi, dan seni dalam kurikulumnya,” ujar Muhaimin.
Menurut Cak Imin, pesantren ke depan harus mampu melahirkan saintis, teknokrat, bahkan seniman yang memiliki landasan keimanan dan akhlak mulia.
“Kita ingin melihat santri yang bisa mengembangkan aplikasi teknologi, menciptakan karya seni yang bernilai tinggi, atau melakukan riset ilmiah, namun tetap berakar dari nilai-nilai pesantren,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya reformasi tata kelola pesantren. Menurutnya, model pengelolaan yang masih bersifat kekeluargaan perlu dibenahi agar lebih profesional dan tahan terhadap konflik internal.
“Perubahan kurikulum harus disertai dengan perbaikan tata kelola secara fundamental. Ini penting untuk menjamin keberlanjutan dan kualitas pendidikan pesantren di masa depan,” tegasnya.
PKB Sumsel memastikan akan terus mengawal dan mendukung program ini agar dapat terealisasi di berbagai pondok pesantren di daerah.[DSK]

