RELUNG.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang mengeluarkan peringatan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Peringatan ini menyusul peningkatan intensitas curah hujan di wilayah Empat Lawang.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Empat Lawang, Fahri, menyebutkan, saat ini curah hujan masih di kategori aman yakni 50 hingga 100 mililiter per hari.
Meski demikian, angka ini sudah meningkat signifikan dari kondisi sedang sebelumnya.
“Berdasarkan prediksi BMKG, cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga Januari. Sumatera Selatan sendiri baru memasuki musim hujan, dan sekitar 60 persen wilayah telah mengalami hujan kategori menengah ke atas. Empat Lawang termasuk yang harus terus memantau,” katanya, Selasa (9/12/2025).
Hingga saat ini, Empat Lawang masih aman dari bencana besar. BPBD mengonfirmasi belum ada laporan banjir atau tanah longsor signifikan yang menimpa permukiman warga.
“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada bencana yang signifikan. Hanya beberapa kejadian pohon tumbang, tetapi bukan di area permukiman, melainkan di pinggir jalan,” jelas Fahri.
Walaupun begitu, BPBD mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan diri. Pihak BPBD secara spesifik meminta warga untuk menghindari bepergian jika cuaca tidak bersahabat.
Tiga poin utama yang ditekankan BPBD, waspada petir dan pohon tumbang, hindari keluar rumah atau berada di bawah pohon besar saat hujan deras disertai angin kencang.
Bagi warga yang tinggal di dekat Daerah Aliran Sungai (DAS), diminta untuk ekstra hati-hati dan segera melaporkan kenaikan debit air.
“Penting untuk tidak membuang sampah sembarangan guna mencegah sumbatan yang dapat memicu banjir lokal,” imbaunya.
Fahri menegaskan, seluruh anggota BPBD Empat Lawang kini siaga 24 jam untuk pemantauan dan penanganan darurat. Pihaknya berharap masyarakat dapat segera melaporkan kejadian yang berpotensi membahayakan ke posko terdekat.
“Kami berharap masyarakat turut berperan menjaga keselamatan diri dan lingkungan. Tetap waspada, namun jangan panik,” tutupnya. (SLM)

