Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Prabowo Dengar Laporan Karhutla Sumsel, 12.956 Hotspot Terdeteksi Sejak Januari
Regional

Prabowo Dengar Laporan Karhutla Sumsel, 12.956 Hotspot Terdeteksi Sejak Januari

RiyadiBy Riyadi24/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Presiden RI, Prabowo Subianto saat memimpin Ratas terkait Karhutla di Sumsel. (YouTube Setpres)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Presiden Prabowo Subianto menerima laporan mengenai kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan yang semakin mengkhawatirkan. Hingga 23 Agustus 2026, tercatat 12.956 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumsel sejak awal tahun.

Laporan tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Sumsel M. Iqbal Alisyahbana dalam rapat penanganan karhutla bersama Presiden Prabowo di Gedung VVIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (24/8/2026).

Iqbal mengungkapkan, peningkatan hotspot paling signifikan terjadi sepanjang Agustus. Hingga 23 Agustus 2026 saja, sebanyak 8.044 hotspot terdeteksi di berbagai wilayah Sumsel.

Baca juga :   Marak Pelanggaran di Perlintasan Kereta Api, KAI Divre III Palembang Minta Pengendara Waspada

“Jumlah titik hotspot ini sangat meningkat di bulan Agustus,” kata Iqbal dalam rapat tersebut.

Secara keseluruhan, sejak Januari hingga 23 Agustus 2026, jumlah hotspot di Sumsel mencapai 12.956 titik.

Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni mencapai 2.435 titik. Selanjutnya Musi Banyuasin (Muba) sebanyak 2.139 titik dan Muara Enim 1.909 titik.

Baca juga :   Kenaikan BBM Ancam Inflasi di Sumsel

Lonjakan hotspot tersebut juga diikuti meningkatnya luas lahan yang terbakar.

Hingga 23 Agustus 2026, luas lahan terbakar di Sumsel mencapai sekitar 1.926 hektare. Berdasarkan data nasional, Sumsel berada di peringkat ke-18 dari 36 provinsi dalam hal luas lahan terbakar.

Dampak karhutla juga mulai dirasakan dari sisi kualitas udara. Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), hanya Kabupaten Musi Rawas dan OKU Selatan yang masih berada dalam kategori baik.

Baca juga :   Kebakaran Lahan di PALI Meluas Hingga 23 Hektare

Sementara itu, kualitas udara di Kota Palembang telah masuk kategori sangat tidak sehat akibat kepungan asap karhutla.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena asap kebakaran tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.

BPBD Sumsel mencatat hingga 23 Agustus telah terjadi 1.723 kejadian karhutla. OKI menjadi daerah dengan jumlah kejadian terbanyak, yakni 292 kejadian, disusul Musi Banyuasin 214 kejadian dan Ogan Ilir 201 kejadian.

Baca juga :   Permintaan Meningkat Saat Idulfitri 1445 H, Stok Ikan Tetap Aman

Untuk menangani kondisi tersebut, sebanyak 11.567 personel dari berbagai unsur telah dikerahkan.

Mereka berasal dari BPBD, TNI, Polri, Lanud, Manggala Agni, Polhut, Satpol PP, kelompok tani peduli api, masyarakat peduli api hingga unsur perusahaan seperti RPK dan RPK HTI.

Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari patroli darat dan udara, pemantauan hotspot, pemadaman hingga edukasi kepada masyarakat.

Baca juga :   Cakupan BPJS Ketenagakerjaan di Sumsel Baru 31,33 Persen



Gubernur Sumsel Herman Deru sebelumnya juga telah menetapkan status siaga darurat karhutla sejak 22 April 2026. Pemprov Sumsel kemudian membentuk Satgas Karhutla yang dipimpin langsung oleh gubernur.

Untuk mendukung operasi udara, BNPB telah mengerahkan dua helikopter patroli dan lima helikopter water bombing.

Selain itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) telah dilakukan sebanyak empat sesi untuk membantu mengurangi potensi meluasnya kebakaran.

Baca juga :   New Honda Vario Evo 160 Resmi Mengaspal di Palembang

Meski berbagai upaya telah dilakukan, kondisi geografis Sumsel yang luas membuat sejumlah titik api sulit dijangkau petugas.

Iqbal pun meminta pemerintah pusat menambah dukungan helikopter water bombing untuk menjangkau lokasi kebakaran yang berada di kawasan pelosok.

“Kami membutuhkan tambahan heli water bombing, Bapak Presiden, karena jarak titik api sangat jauh dan banyak berada di kawasan pelosok hutan yang tidak bisa dijangkau Satgas Darat,” ujar Iqbal.

Baca juga :   Banjir Rendam Ribuan Rumah, OKI Berlakukan Tanggap Darurat hingga Akhir Januari

BPBD Sumsel juga mengusulkan bantuan 20 unit alat berat untuk memperkuat pembuatan kanalisasi di daerah rawan karhutla.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo langsung merespons kebutuhan peralatan yang disampaikan pemerintah daerah.

Gubernur Sumsel Herman Deru melaporkan, sepanjang Januari hingga Juli 2026 terdapat sekitar 1.900 hektare lahan terbakar. Saat ini masih terdapat sekitar 200 hektare lahan yang membutuhkan penanganan.

Baca juga :   Jejak Kebakaran Berulang di Lahan PT Bintang Harapan Palma, Dari Penyegelan Hingga Putusan Rp677,75 Miliar

“Kehadiran Presiden RI memotivasi kami untuk bekerja lebih keras bersama Forkopimda dalam melakukan pemadaman Karhutla,” ujar Herman Deru.

Deru juga menyampaikan kebutuhan mendesak berupa 500 unit mesin pompa air beserta selang. Menurutnya, sejumlah sumur bor yang telah dibangun belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan mesin pompa.

Permintaan tersebut langsung mendapat respons dari Prabowo.

Baca juga :   Viral Polisi Bersenpi di Tengah Kericuhan LPSE Muba

“Segera kita kirim 500 mesin pompa dan selang,” kata Prabowo.

Selain mesin pompa, Deru meminta tambahan 50 unit motor trail yang dapat dimodifikasi dengan tangki air untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit dilalui kendaraan besar.

Namun, Prabowo justru meminta jumlah bantuan tersebut ditambah.

Baca juga :   Kunjungan Wisatawan ke Sumsel Melonjak Drastis, Capai 12,87 Juta Orang

“Kalau meminta 50, kita kirim 100 motor trail,” ujar Prabowo.[DSK]

Karhutla Prabowo Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEmpat Lawang Diklaim Aman dari Karhutla, Warga Diimbau Jangan Bakar Lahan
Next Article Prabowo Desak Karhutla 1.926 Hektare di Sumsel Segera Dipadamkan
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,896 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?