Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jadi Simbol Perjuangan Kaum Buruh
Regional

Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jadi Simbol Perjuangan Kaum Buruh

alwiBy alwi16/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Presiden Prabowo Subianto usai berpidato di Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Prabowo Subianto resmi meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Marsinah yang dikenal sebagai simbol perlawanan kaum buruh Indonesia.

Baca juga :   SMK PGRI 1 Palembang Raih Predikat Sekolah Model, Ahmad Zulinto: Ini Hasil Kerja Keras Semua Pihak

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan bahwa museum tersebut dibangun untuk mengenang keberanian Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja dan kaum kecil.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Sabtu 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur,” ujar Prabowo saat peresmian.

Sebelum acara peresmian, Presiden terlebih dahulu berkeliling museum untuk melihat berbagai koleksi memorabilia, dokumentasi, dan jejak perjuangan Marsinah semasa hidupnya.

Baca juga :   Prabowo Murka: Penggiling Padi Nakal Rugikan Negara Rp100 Triliun per Tahun

Prabowo tampak memperhatikan satu per satu arsip perjuangan buruh yang dipamerkan di museum tersebut. Ia menilai perjuangan Marsinah menjadi simbol keberanian rakyat kecil dalam menuntut keadilan.

“Museum ini didirikan sebagai lambang, simbol, dan tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang muda perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh,” kata Prabowo.

Menurutnya, perjuangan Marsinah tidak hanya mewakili kaum pekerja, tetapi juga menjadi simbol perlawanan masyarakat lemah yang tidak memiliki kekuasaan.

Baca juga :   TIBIA Jadi Motor Budaya Inovasi PTBA Hadapi Tantangan Industri Energi

“Perjuangan tersebut adalah lambang dari perjuangan semua mereka yang berada di pihak yang lemah, orang-orang miskin, orang-orang yang tidak punya kekuasaan,” lanjutnya.

Marsinah dikenal sebagai buruh perempuan asal Nganjuk yang menjadi ikon perjuangan hak-hak pekerja pada era Orde Baru. Namanya mencuat setelah aktif memperjuangkan kesejahteraan buruh di tempatnya bekerja.

Pada Mei 1993, Marsinah bersama rekan-rekannya melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut kenaikan upah dan perbaikan hak pekerja. Mereka mengajukan 12 tuntutan, mulai dari kenaikan upah harian, tunjangan hari raya, hingga hak cuti hamil dan layanan kesehatan bagi buruh.

Baca juga :   Wabup Muba Buka Evaluasi Kinerja dan Uji Kesesuaian Pejabat Tinggi Pratama

Situasi memanas setelah sejumlah buruh dipanggil aparat dan dipaksa mengundurkan diri. Marsinah kemudian mendatangi perusahaan untuk menyampaikan protes pada 5 Mei 1993.

Namun pada malam harinya, Marsinah dilaporkan menghilang setelah berpamitan kepada rekan-rekannya di Desa Siring, Porong. Tiga hari kemudian, jasadnya ditemukan di sebuah gubuk di wilayah Nganjuk dalam kondisi penuh luka.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu catatan kelam dalam sejarah perjuangan buruh di Indonesia dan menjadikan Marsinah sebagai simbol keberanian melawan ketidakadilan. (vid)

Buruh Museum Marsinah Nganjuk Prabowo
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleFilm Live-Action The Legend of Zelda Maju Tayang, Resmi Rilis 30 April 2027
Next Article Hotspot Sumsel Tembus 155 Titik pada Mei 2026, Ancaman Karhutla Meningkat
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,895 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,768 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,740 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?