RELUNG.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menetapkan target ambisius untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran mencapai 6 juta penerima manfaat pada Agustus 2025. Target ini disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, usai rapat di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/1/2025).
“Sampai Agustus, program MBG diharapkan dapat melayani 6 juta penerima manfaat. Presiden juga ingin program ini dipercepat begitu sumber daya manusia untuk pelaksanaannya memadai,” ujar Dadan.
Sejak dimulai pada 6 Januari 2025, program MBG telah menjangkau 650 ribu penerima manfaat melalui 230 satuan pelayanan yang tersebar di 31 provinsi. Angka ini akan terus meningkat, dengan target 3 juta penerima pada April 2025, sebelum akhirnya mencapai 6 juta pada Agustus mendatang.
Dadan mengungkapkan bahwa percepatan ini dipicu oleh keprihatinan Presiden Prabowo terhadap masih banyaknya anak-anak yang belum menerima manfaat dari program MBG.
“Bapak Presiden sangat tersentuh, terutama saat mendengar cerita seorang anak berumur lima tahun yang bertanya mengapa ia belum mendapatkan makanan bergizi seperti teman-temannya. Hal ini menggerakkan beliau untuk mempercepat implementasi program ini,” jelas Dadan.
Untuk memastikan kelancaran dan percepatan program, pelaksanaan MBG melibatkan kerja sama lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri, Kementerian Desa, Kementerian Koperasi dan UMKM, serta Kementerian Dalam Negeri. Dukungan dari BUMN juga dilibatkan dalam pengelolaan sumber daya dan distribusi.
Program ini tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan anak perempuan di seluruh Indonesia.
Melalui MBG, Presiden Prabowo menunjukkan komitmennya dalam memastikan generasi muda Indonesia tumbuh sehat dan berkualitas. Program ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Dengan target ambisius ini, pemerintah optimis program MBG dapat menjadi salah satu tonggak utama dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat Indonesia.[TRA]

