RELUNG.ID– Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membuat panik pengunjung Manado Town Square (Mantos), Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (15/6/2026) malam. Pria tersebut menodongkan senjata tajam jenis pisau dapur ke arah pengunjung dan sejumlah karyawan toko.
Aksi pelaku sempat terekam video dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pria tanpa mengenakan baju itu terlihat membawa pisau sambil mengacungkannya ke berbagai arah. Sejumlah pengunjung tampak berlarian menyelamatkan diri, sementara beberapa lainnya berusaha menghalau pelaku menggunakan kursi dan meja.
Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, mengatakan pelaku telah berhasil diamankan polisi.
“Pelaku berinisial MS (32), dan kami masih mencari keluarganya,” ujar Elwin, Selasa (16/6/2026).
Satpam Manado Town Square, Feni Najoan (53), mengungkapkan bahwa pelaku sebenarnya sudah menunjukkan perilaku agresif sejak berada di luar area pusat perbelanjaan.
“Karena biasanya kalau ada orang mencurigakan hanya diamankan di luar area, tidak sampai masuk ke mal,” katanya.
Menurut Feni, pelaku sempat dikejar warga dan petugas hingga berlari ke kawasan God Bless Park. Namun, pria tersebut berhasil kembali dan masuk ke dalam mal.
Setelah berada di dalam pusat perbelanjaan, pelaku masih sempat naik ke lantai dua dan masuk ke sejumlah gerai. Kondisi tersebut membuat beberapa toko memilih menutup operasional sementara demi keamanan.
Proses penangkapan berlangsung sekitar 30 menit. Saat berhasil diamankan, pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diselamatkan dan dibawa petugas.
Setelah situasi terkendali, aktivitas di Manado Town Square kembali berjalan normal.
“Pengamanan tentunya akan lebih ditingkatkan. Mungkin akan ada SOP yang diubah demi keamanan dan kenyamanan pengunjung,” jelas Feni.
Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, membenarkan bahwa pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. Dugaan tersebut muncul setelah petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap yang bersangkutan.
“Memang dari pemeriksaan awal, yang bersangkutan bicaranya tidak terarah,” ujar Irham.
Saat ini, MS telah diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Manado dengan pengawasan dari kepolisian dan Satpol PP. Selanjutnya, pelaku akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa Ratumbuysang guna memastikan kondisi mentalnya.
Polisi juga masih berupaya mencari keluarga pelaku untuk mengetahui latar belakang dan riwayat kesehatannya. Hingga kini, tidak ada laporan korban luka serius akibat insiden tersebut.[YKP]

