RELUNG.ID – Proyek GitHub yang tengah dikembangkan oleh Pengembang Daniel Gross berencana mengintegrasikan WhatsApp atau WA dengan ChatGPT.
Dalam proyek GitHub ini memungkinkan pengguna mengizinkan ChatGPT bekerja dengan WhatsApp.
Layanan ini harus dijalankan melalui terminal dan membutuhkan akun WhatsApp yang terdaftar dengan nomor telpon. Chatbot akan dijalankan di jendela peramban terpisah untuk merespons obrolan.
Baca Juga: Puasa Kulit Cenderung Kusam, Ini Kiat Biar Tetap Glowing
File readme untuk proyek ini menyatakan bahwa pengguna harus menjalankan dua skrip, satu di Golang dan skrip pemutusan di Python. Mereka juga akan dapat menguji skrip ‘multichat’ untuk melihat dua ChatGPT berbicara satu sama lain
Perlu dicatat bahwa WhatsApp saat ini tidak mendukung integrasi pihak ketiga dengan layanan ChatGPT OpenAI. Menggunakan metode yang tidak resmi dan tidak didukung untuk mengakses layanan ini mungkin juga merupakan pelanggaran terhadap ketentuan layanan perusahaan.
WhatsApp sebelumnya telah memperingatkan perusahaan yang mengklaim menawarkan kemampuan pengiriman pesan massal untuk menghentikan operasinya.
Baca Juga: Hot Wheels Kembali Rilis Mobil Baru RLC Eksklusif Super Nova ’66, Tersedia dalam Pre Order!
Sementara itu, Kementerian Elektronik dan TI (MeitY) sedang mengerjakan chatbot berbasis WhatsApp yang menggunakan informasi dari ChatGPT untuk menjawab pertanyaan, menurut laporan The Indian Express. Chatbot, yang dikembangkan oleh tim bernama Bhashini, akan memungkinkan pengguna untuk mengirimkan pertanyaan menggunakan catatan suara dan menerima respons berbasis suara yang dihasilkan oleh chatbot OpenAI, menurut laporan tersebut.
Microsoft juga mempratinjau akses ke versi Bing yang telah dirubah yang memungkinkan pengguna untuk mengakses versi mesin pencari yang didukung oleh AI, berdasarkan teknologi GPT 3.5 dari OpenAI.

