RELUNG.ID- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi ambisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menargetkan Jawa Tengah sebagai basis utama kemenangan pada Pemilu 2029.
Menurut Hasto, pesta demokrasi tersebut masih cukup lama dan hasil akhirnya sepenuhnya ditentukan oleh rakyat.
“Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan,” kata Hasto saat ditemui di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).
Hasto menegaskan, PDIP saat ini memilih fokus pada kerja-kerja kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat, tanpa menjadikan orientasi elektoral sebagai tujuan utama.
“PDI Perjuangan bergerak maksimal demi kemanusiaan, tanpa mempertimbangkan aspek-aspek mereka memilih siapa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa PDIP tengah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sebagai bagian dari upaya melakukan otokritik, pembenahan internal, serta mempertajam ideologi partai.
Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai kandang banteng, sebutan bagi wilayah yang menjadi lumbung suara PDIP. Meski pada Pemilu Presiden 2024 calon presiden usungan PDIP Ganjar Pranowo kalah di provinsi tersebut, PDIP masih mampu mendominasi perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2024 di Jawa Tengah.
Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menegaskan ambisi partainya menjadikan Jawa Tengah sebagai basis utama kemenangan pada Pemilu 2029. Pernyataan itu disampaikan Kaesang saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Tengah di Kota Solo, Kamis (8/1/2026).
Kaesang menyebut Jawa Tengah sebagai “kandang gajah”, merujuk pada lambang PSI. Menurutnya, target tersebut hanya bisa tercapai jika struktur partai dibangun secara solid hingga tingkat paling bawah.
“Kunci kemenangan kita adalah struktur. Kalau strukturnya kuat, kita bisa menang mutlak di Jawa Tengah,” kata Kaesang.[YKP]

