RELUNG.ID – Qualcomm resmi memperluas lini prosesor laptop Windows on Arm dengan meluncurkan Snapdragon X2 Plus, varian terbaru yang ditujukan untuk segmen laptop kelas menengah ke bawah.
Chipset ini menjadi penerus Snapdragon X Plus yang diperkenalkan pada September 2024.
Sebelumnya, Qualcomm telah merilis Snapdragon X2 Elite dan Snapdragon X2 Elite Extreme pada September lalu.
Kehadiran Snapdragon X2 Plus melengkapi portofolio tersebut dengan menawarkan performa kompetitif namun dengan harga yang lebih terjangkau.
Snapdragon X2 Plus dibekali CPU Oryon generasi ketiga dan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer.
Prosesor ini juga dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan hingga 80 TOPS, yang diklaim Qualcomm sebagai salah satu yang tercepat di kelas laptop saat ini.
Chipset ini hadir dalam dua varian, yakni versi 10-core dan 6-core. Varian 10-core memiliki total cache sebesar 34 MB dengan frekuensi maksimum hingga 4 GHz pada beban multithread.
Sementara itu, varian 6-core menawarkan total cache 22 MB dengan frekuensi maksimum yang sama, yakni 4 GHz.
Dari sisi grafis, kedua varian menggunakan GPU X2-45. Namun, terdapat perbedaan kecepatan, di mana GPU pada versi 10-core mampu beroperasi hingga 1,7 GHz, sedangkan versi 6-core memiliki kecepatan maksimum 900 MHz.
Snapdragon X2 Plus mendukung memori LPDDR5X hingga kapasitas 128 GB, serta dibekali konektivitas modern seperti Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan dukungan jaringan 5G opsional.
Qualcomm mengklaim Snapdragon X2 Plus mampu memberikan peningkatan performa single-core CPU hingga 35 persen dibandingkan Snapdragon X Plus, dengan konsumsi daya yang 43 persen lebih rendah.
Perusahaan juga menjanjikan performa yang tetap konsisten saat menggunakan baterai, serta daya tahan baterai yang dapat mencapai beberapa hari, bergantung pada konfigurasi dan kapasitas baterai yang digunakan oleh produsen laptop.
Laptop pertama yang ditenagai Snapdragon X2 Plus diperkirakan akan mulai tersedia di pasar pada akhir Juni mendatang. (LWM)

