Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Ramadan: Kompetisi Spiritual untuk Kendalikan Nafsu dan Hapus Dosa
Lifestyle

Ramadan: Kompetisi Spiritual untuk Kendalikan Nafsu dan Hapus Dosa

alwiBy alwi15/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ustad Abdul Malik Syafei. (Relung Media)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Puasa Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga sebagai sarana untuk mengendalikan seluruh aspek nafsu.

Hal ini terungkap dalam Kuliah Tujuh Menit (Kultum) Ramadan Relung Media yang disampaikan oleh Ustad Abdul Malik Syafei dari Dosen IAINU Sumsel dengan tema ‘Mengendalikan Nafsu, Meraih Taqwa.’ Jumat sore (14/3).

Baca juga :   Kultum Ramadan: Empat Nasihat Rasul yang Patut Diteladani

Ustad Malik menyampaikan, puasa adalah tentang melatih diri untuk menahan segala bentuk hawa nafsu. Menurutnya, puasa bukan semata-mata tentang menahan perut, melainkan juga tentang menundukkan pandangan, menjaga lisan, dan mengontrol tindakan agar terhindar dari perbuatan maksiat.

“Hal ini sejalan dengan pesan Imam al-Ghazali, yang menyatakan, barang siapa yang dapat mengendalikan nafsu, ia akan merdeka dan bahagia; sebaliknya, jika tidak, ia akan menjadi budak terbelenggu,” katanya.

Dalam sebuah hikayah tentang penciptaan akal dan nafsu. Ketika Allah memanggil akal, sang akal dengan rendah hati menjawab bahwa dirinya adalah hamba yang tunduk.

Baca juga :   Musim Kepulangan Haji, Kemenag Ingatkan Batas Berat Koper Bagasi Hanya 32 Kilogram

Namun, ketika nafsu dipanggil, nafsu malah menunjukkan sikap sombong yang membuatnya kemudian dihukum dan dimasukkan ke dalam neraka.

Beberapa kali nafsu terus menunjukkan sombongnya terhadap Allah SWT. Hingga dia akhirnya sadar jika dirinya merupakan hamba Allah SWT.

“Cerita ini menggambarkan betapa pentingnya pengendalian diri; bahwa tanpa pengendalian, nafsu akan mendominasi dan membawa kehancuran,” ujarnya.

Baca juga :   Ditinggal Bibi Keluar, Keponakan Tewas Terbakar dalam Rumah

Menurutnya, bulan Ramadan sebagai sebuah kompetisi spiritual yang berlalu sangat cepat. Di mana, terbagi ke dalam beberapa fase:

10 Hari Pertama: Fase awal perjuangan pengendalian diri.
10 Hari Kedua (Mazbirah): Fase penuh makna di mana intensitas spiritual semakin meningkat.
10 Hari Terakhir (Isbum): Babak final di mana pengendalian nafsu mencapai puncaknya.

“Karena itu setiap muslim harus memanfaatkan setiap fase Ramadan sebagai momentum perbaikan diri, menghapus dosa, dan mendidik hati agar menjadi lebih taqwa,” terangnya.

Baca juga :   CATAT! Ini 4 Penyakit Bayi Apabila Terkena Asap Rokok

Orang yang berhasil mengendalikan diri selama puasa akan mendapatkan dua kebahagiaan. Pertama, kebahagiaan duniawi saat berbuka puasa. Ini sebuah momen syukur bersama keluarga setelah menahan lapar dan dahaga.

Kedua, kebahagiaan akhirat, yaitu perjumpaan dengan Allah di hari pembalasan, di mana ridha-Nya dijanjikan bagi hamba-hamba yang istiqomah dalam mengendalikan diri.

“Marilah kita memanfaatkan Ramadan ini sebagai sarana perubahan diri yang relevan dan menginspirasi,” pungkasnya. (LWM)

Kultum Ramadan Relung Media Ustad Abdul Malik Syafe'i
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAhok Kaget dengan Bukti Kejagung Soal Korupsi Pertamina: Data Mereka Lebih Banyak dari Saya
Next Article Prakiraan Cuaca Hari Ini di Sumsel, Potensi Hujan Ringan Terjadi di Palembang
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?