RELUNG.ID- Video belasan pemuda yang mengaku berasal dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan terlantar di Kamboja viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Dalam video tersebut, para pemuda terlihat berkumpul di sebuah ruangan dan menyampaikan permohonan bantuan agar dapat dipulangkan ke Indonesia.
Mereka mengaku tidak memiliki biaya untuk kembali ke Tanah Air dan berharap Pemerintah Provinsi Sumsel maupun Pemerintah Kota Palembang dapat memfasilitasi proses kepulangan mereka.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memastikan bahwa kasus tersebut telah ditangani aparat penegak hukum.
“Sejak awal kita sudah berkoordinasi dengan Disnaker Provinsi dan pihak imigrasi. Saat ini muaranya sudah ditangani oleh Polda Sumatera Selatan. Kita tinggal menunggu laporan detailnya,” ujar Ratu Dewa saat ditemui di Kantor Pemkot Palembang, Kamis (19/2/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah kota tidak tinggal diam dan terus memantau perkembangan kasus tersebut. Namun, untuk memastikan kebenaran identitas para pemuda serta proses keberangkatan mereka ke luar negeri, diperlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Menurutnya, perlu dipastikan apakah para pemuda tersebut benar warga Sumsel, bagaimana prosedur keberangkatan mereka ke Kamboja, serta ada atau tidaknya pihak yang bertanggung jawab dalam pengiriman tenaga kerja tersebut.
“Kita menunggu hasil penyelidikan Polda Sumsel. Apakah mereka benar warga Sumsel, bagaimana proses keberangkatannya, dan siapa yang bertanggung jawab. Semua sedang didalami,” tegasnya.
Viralnya video tersebut kembali memunculkan perhatian publik terhadap maraknya kasus warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa melalui prosedur resmi. Sejumlah kasus serupa sebelumnya berujung pada persoalan hukum, penahanan dokumen perjalanan, hingga dugaan eksploitasi tenaga kerja.
Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri dan memastikan seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi sesuai ketentuan yang berlaku.[DSK]

