RELUNG.ID – Ratusan batang pohon durian di Kota Lubuklinggau, Sumsel diserang hama ulat tadu sejak sepekan terakhir.
Hama tersebut setidaknya menyerang tiga kelurahan di Lubuklinggau yakni Jukung, Air Kati dan Lubuk Binjai.
“Kalau diinventarisir setidaknya ada 200 an batang yang diserang hama ulat tadu ini.” kata Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuh-tumbuahan Balai Proteksi Tanaman Pangan, Sumsel, Yusriyadi pada Kamis (25/7).
Dia menjelaskan, serangan hama ulat tadu tersebut mengakibatkan daun pada pohon durian runtuh. Sehingga, tanaman dapat menjadi gundul. Meski demikian, pohon tidak sampai mati.
Saat ini, pihaknya telah melakukan penyemprotan dengan menggunakan insektisida bersama dengan petugas penyuluh dan Dinas Pertanian Lubuklinggau dengan melibatkan pemilik kebun durian itu sendiri.
“Untuk pohon yang masih pendek kami menggunakan dua alat stim. Sedangkan, untuk pohon yang sudah tinggi kami menerjunkan Damkar,” katanya.
Penyemprotan ini sendiri, pihaknya menggunakan insektisida sebanyak 5 liter. Menurutnya, dengan insektisida, hama ulat tadu ini dapat langsung mati. Sehingga, dapat memutus siklus dan tidak berkembang menjadi kepompong dan kupu-kupu.
“Kemunculan ulat tadu ini diduga karena perubahan musim dan kebanyakan juga pohon tua yang sudah berumur 30 tahun ke atas,” pungkasnya. (ANS)

