RELUNG.ID – Jalur lintas Musi Rawas–PALI tepatnya di Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, kian memprihatinkan. Dalam kurun waktu lebih dari dua pekan terakhir, sedikitnya tiga kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan tersebut.
Kasatlantas Polres Musi Rawas, Muriyanto, mengungkapkan mayoritas kecelakaan dipicu faktor kelalaian pengendara, terutama karena mengantuk saat berkendara.
“Sudah tiga kali kejadian, rata-rata penyebabnya karena pengendara mengantuk,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Namun, ia menegaskan kondisi infrastruktur jalan turut memperparah situasi. Minimnya penerangan jalan, terbatasnya rambu lalu lintas, serta kondisi jalan yang sempit menjadi faktor risiko tinggi di jalur tersebut.
“Di lokasi itu tidak ada lampu penerangan, rambu-rambu juga sangat minim, ditambah jalannya kecil,” jelasnya.
Pihak kepolisian, kata Muriyanto, telah melakukan berbagai langkah pencegahan, mulai dari pemasangan spanduk imbauan hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Kami sudah bersurat ke pihak provinsi dan Dinas Perhubungan untuk pemasangan rambu maupun penerangan jalan,” ungkapnya.
Koordinasi juga telah dibahas dalam rapat bersama di internal kepolisian. Meski demikian, realisasi perbaikan infrastruktur masih menunggu proses penganggaran dari pemerintah.
“Sudah kami sampaikan dalam rapat. Mungkin pemerintah masih menunggu proses pengajuan anggaran,” tambahnya.
Di tengah kondisi tersebut, polisi mengimbau para pengendara yang melintas di jalur Musi Rawas–PALI agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari atau dalam kondisi lelah.
“Pengendara harus lebih hati-hati dan mematuhi imbauan yang sudah dipasang, demi menghindari kecelakaan,” pungkasnya. (NSR)

