RELUNG.ID – Wali Kota Palembang Ratu Dewa memastikan rencana pemindahan pedagang Pasar 2 Ulu ke Pasar Takwa tetap berjalan.
Kebijakan tersebut tidak berubah meskipun sejumlah pedagang menyampaikan penolakan terhadap rencana relokasi.
Ratu Dewa mengatakan, penataan pasar tradisional menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman.
Menurutnya, kondisi pasar yang membutuhkan pembenahan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Karena itu, pemerintah harus mengambil langkah konkret agar fasilitas dan lingkungan pasar dapat memenuhi kebutuhan pedagang serta masyarakat.
“Jadi, kaitan dengan relokasi Pasar 2 Ulu ini sudah menjadi komitmen saya. Pasar-pasar yang perlu dibenahi dari sisi keamanan, kenyamanan, kebersihan, dan lain sebagainya harus segera kita perbaiki,” ujar Ratu Dewa, Sabtu (31/10/2026).
Ia pun mengharapkan para pedagang dapat menerima dan mendukung kebijakan tersebut. Terlebih, Pemkot Palembang telah menyiapkan sejumlah fasilitas di Pasar Takwa sebagai lokasi baru aktivitas perdagangan.
Pembenahan dilakukan mulai dari fasilitas penerangan, toilet, hingga sistem pengelolaan sampah. Pemerintah memastikan berbagai kebutuhan dasar tersebut telah diperhatikan untuk menunjang kenyamanan pedagang dan pengunjung.
“Semua sudah kita perbaiki, lampunya, toiletnya, sampahnya, dan lain sebagainya sudah kita kelola,” jelasnya.
Ratu Dewa juga menegaskan bahwa rencana relokasi tidak dilakukan tanpa mempertimbangkan aspek administrasi dan ketentuan hukum. Seluruh proses, termasuk regulasi serta perizinan di lingkungan RT dan RW, disebut telah menjadi perhatian pemerintah.
“Karena menurut regulasi yang ada di sana, dari sisi aturan, dari sisi perizinan, semua kita perhatikan. Dari RT, RW-nya, semua perizinannya kita perhatikan,” pungkasnya. (DSK)

