RELUNG.ID – Seorang perempuan paruh baya, Rubiyah Kartini atau RK (51) ditemukan tewas mengapung di aliran Sungai Enim pada Sabtu lalu (6/6/2026).
Warga BTN Karang Asam, Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul tersebut kini telah dimakamkan, Minggu kemarin, (7/6/2026).
Belum diketahui pasti penyebab tewasnya korban. Namun, dari hasil pemeriksaan awal ditemukan adanya luka akibat benda tumpul di area kepala.
“Dari hasil visum tidak ditemukan luka-luka lain, hanya terdapat luka bekas benda tumpul di area kepala. Namun kami belum bisa memastikan apakah luka tersebut akibat tindakan kekerasan, benturan saat berada di sungai, atau penyebab lainnya,” kata dokter RSUD dr HM Rabain Muara Enim, dr Geo Vanda.
Untuk mengungkap penyebab pasti kematian, pihak keluarga telah meminta agar jasad korban dilakukan autopsi. Saat ini, polisi juga tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim AKP M Andrian yang disampaikan Kaur Identifikasi Bripka Suharianto mengatakan, korban ini terakhir terlihat pada 2 Juni lalu. Kemudian, dilaporkan menghilang oleh keluarganya pada empat hari lalu.
Penemuan ini pertama kali oleh dua warga yang tengah menyeberangi sungai dan melihat sesosok mayat perempuan tersangkut di tepian sungai. Dari hasil identifikasi sementara, korban diperkirakan meninggal dunia lebih dari 72 jam sebelum ditemukan.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Penyebab kematian belum bisa dipastikan dan akan diketahui setelah dilakukan autopsi,” tutupnya. (NVS)

