Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Rp 1 Miliar Sehari untuk Makan-Minuman, Tito Ingatkan Kepala Daerah Hemat Belanja
Politik

Rp 1 Miliar Sehari untuk Makan-Minuman, Tito Ingatkan Kepala Daerah Hemat Belanja

RiyadiBy Riyadi16/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Mendagri Tito Karnavian, mengikuti rapat koordinasi dengan presiden Prabowo di Aceh Tamiang, 1 Januari 2026. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti praktik boros anggaran di sejumlah daerah, termasuk pengeluaran untuk makanan dan minuman yang bisa mencapai Rp 1 miliar per hari.

Hal ini terungkap melalui pemantauan Kementerian Dalam Negeri terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami melakukan review APBD mereka. Kita lihat mana yang kira-kira boros. Masa ada makan-minum satu daerah satu hari bisa Rp 1 miliar, ini keterlaluan. Langsung potong, jadi kita hematkan,” ujar Tito di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Baca juga :   Dorong Transisi Energi, Mendagri Desak Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Tito menjelaskan pengawasan APBD di tingkat provinsi dilakukan oleh Kemendagri, sedangkan untuk kabupaten/kota dilakukan gubernur dengan panduan dari kementerian untuk menekan pemborosan.

Ia menegaskan kepala daerah harus menghemat belanja, terutama dana yang bersumber dari transfer pemerintah pusat, dan memanfaatkannya secara tepat sasaran. Anggaran tidak boleh dilebih-lebihkan, khususnya untuk kegiatan yang tidak penting, seperti rapat berulang dan perjalanan dinas yang berlebihan.

“Belanja pemerintah harus dihemat. Rapat kalau bisa Zoom meeting saja, tidak perlu di hotel. Apalagi rapat sekali tapi dibuat 10 kali, perjalanan dinas yang seharusnya tiga kali dibuat delapan kali. Itu harus dihemat,” tegas Tito.

Baca juga :   Kepala Daerah Terpilih Akan Jalani Retreat di Magelang, Dibimbing Langsung Kabinet Merah Putih

Data Kemendagri menunjukkan 493 dari 546 daerah di Indonesia memiliki kapasitas fiskal lemah, sehingga sangat bergantung pada dana pusat. Hanya 26 daerah memiliki kapasitas fiskal kuat, dan 27 daerah dengan kapasitas sedang. Salah satu penyebab rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah sektor swasta yang belum berkembang.

“Ada daerah yang sangat mengandalkan pemerintah pusat karena PAD-nya rendah. Kenapa PAD rendah? Karena dunia swastanya tidak hidup. Makanya kita dorong semua daerah agar mengembangkan sektor swasta,” ujar Tito.

Tito mendorong kepala daerah untuk kreatif meningkatkan PAD, salah satunya dengan kemudahan, kepastian, dan transparansi dalam perizinan. Ia menekankan bahwa selama ini banyak kepala daerah terlalu bergantung pada dana pusat dan tidak fokus mencari sumber pendapatan sendiri.

Baca juga :   DPRD Palembang: Jangan Bicara Smart City Kalau Eco City Belum Tercapai

“Sekarang sebagian besar kepala daerah berpikir mengandalkan dana pusat, terus mikirin belanja yang bisa bocor. Jadi, berpikirlah lebih banyak bagaimana mencari pendapatan sendiri. Ini membutuhkan kreativitas, salah satunya mempermudah perizinan,” jelas Tito.[YKP]

Hemat Belanja Ingatkan Kepala Daerah Medagri Tito Karnavian
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSepi Pengunjung, TWA Punti Kayu Bakal Dikelola Pemkot Palembang
Next Article Rizal dan Siti, Pasangan Muda yang Bertahan Hidup di Rumah Kosong, Akhirnya Pulang ke Keluarga
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,892 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,765 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,737 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?