Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Rumpak-Rumpakan, Tradisi Lebaran yang Penuh Kebersamaan di Palembang
Regional

Rumpak-Rumpakan, Tradisi Lebaran yang Penuh Kebersamaan di Palembang

RiyadiBy Riyadi30/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Rumpak-Rumpakan tradisi khas Idulfitri di Palembang, Sumatera Selatan.(Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Lebaran selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Palembang. Di antara berbagai tradisi khas Idulfitri, Rumpak-Rumpakan menjadi salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh warga keturunan Arab di Kelurahan Kuto Batu Kampung Arab 14 Ulu dan Kelurahan 1 Ulu.

Tradisi yang telah berlangsung ratusan tahun ini merupakan bentuk silaturahmi dengan cara unik dan meriah. Usai salat Idulfitri, para lelaki dari berbagai usia mulai dari anak-anak hingga orang tua berpakaian putih dan berjalan dari rumah ke rumah, diiringi tabuhan rebana dan lantunan selawat.

Sejak pagi, suasana kampung dipenuhi semarak kegembiraan. Anak-anak berlarian mengikuti rombongan, sementara rebana terus dimainkan, menciptakan harmoni yang menyatu dengan semilir angin Lebaran. Bagi mereka, tradisi ini memiliki daya tarik tersendiri: amplop berisi uang yang diberikan oleh setiap tuan rumah yang mereka kunjungi.

Baca juga :   Pasokan Belum Lancar Usai Lebaran, Bahan Pokok di Pagar Alam Masih Melonjak

Di setiap rumah, para tamu disambut dengan tangan terbuka. Sajian khas Lebaran seperti kue lapis dan dodol Palembang tersaji di meja. Setelah bersalaman dan saling memaafkan, selawatan dipimpin oleh seseorang yang memiliki suara terbaik.

Sebelum berpindah ke rumah berikutnya, mereka menutup pertemuan dengan doa bersama, mengharap keberkahan dan kebahagiaan.

Meski tidak diketahui secara pasti kapan tradisi ini dimulai, sejarah mencatat bahwa warga keturunan Arab telah menetap di Palembang sejak ratusan tahun lalu. Kampung Arab seperti Kuto Batu dan Al-Munawar menjadi saksi bisu keberlangsungan tradisi ini dari generasi ke generasi.

Baca juga :   Cek Harga Sembako Lebaran, Wali Kota Lubuklinggau Pastikan Tidak Ada Pungli di Pasar

Rumpak-Rumpakan biasanya berlangsung selama beberapa hari. Hari pertama Lebaran, rombongan mengunjungi rumah-rumah orang yang dituakan terlebih dahulu, dilanjutkan ke rumah lainnya. Pada hari kedua, mereka menyambangi rumah-rumah yang belum sempat dikunjungi, dan pada hari ketiga, biasanya ada warga yang menggelar pernikahan sebagai bagian dari kemeriahan Idulfitri.

Selain Rumpak-Rumpakan, warga asli Palembang dan Sumatera Selatan memiliki tradisi Sanjo, yang juga merupakan ajang silaturahmi Lebaran. Meski tidak semeriah Rumpak-Rumpakan, Sanjo tetap memiliki makna mendalam.

Biasanya, jamaah masjid atau musala akan berkeliling mendatangi rumah-rumah setelah salat Idulfitri. Berbeda dengan Rumpak-Rumpakan, Sanjo tidak selalu diiringi musik atau selawatan.

Baca juga :   Jelang CFD Perdana, Pemkot Palembang Tambah CCTV di Jembatan Ampera

Saat tiba di rumah yang dikunjungi, mereka menikmati hidangan Lebaran dan berdoa bersama sebagai wujud syukur atas selesainya ibadah puasa. Doa juga dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi tuan rumah serta semua yang hadir.

Di tengah modernisasi, tradisi-tradisi seperti Rumpak-Rumpakan dan Sanjo tetap bertahan, menjadi pengingat bahwa Lebaran bukan sekadar tentang pakaian baru atau hidangan lezat, tetapi tentang kebersamaan, harmoni, dan cinta kasih antarsesama.

Palembang, dengan segala kekayaan budayanya, terus merawat tradisi ini agar tetap hidup di hati setiap generasi.[YKP]

Lebaran Rumpak-rumpakan Tradisi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTruk Sumbu Tiga Dilarang Melintas Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 di Palembang
Next Article 583 Warga Binaan Lapas Muara Enim Terima Remisi Idulfitri dan Nyepi 2025
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,896 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,741 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?