RELUNG.ID – Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung angka 8 yang kerap dianggapnya sebagai simbol keberuntungan dalam berbagai kesempatan. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI di Lampung, Rabu (10/6/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo mengaitkan tanggal peringatan Hari Ulang Tahun HIPMI yang jatuh pada 10 Juni dengan angka 8.
Ia berkelakar mencoba menghubungkan tanggal tersebut dengan angka yang menurutnya memiliki makna khusus dalam perjalanan hidup dan kariernya.
Awalnya, Prabowo menyebut tanggal 10 Juni sebagai kombinasi angka yang baik. Ia kemudian menghitung angka 10 dan bulan Juni yang merupakan bulan ke-6.
“Saya diberitahu bahwa hari ini adalah hari ulang tahun HIPMI, tanggal 10 Juni 2026. Kalau dijumlahkan angkanya ini angka baik. Tanggal 10, Juni bulan ke-6. Jadi kalau 10 ditambah 6 itu 17,” ujar Prabowo disambut tawa peserta.
Tak lama kemudian, Presiden menyadari perhitungan tersebut tidak menghasilkan angka yang diharapkannya. Ia pun melanjutkan dengan cara lain, yakni menjumlahkan angka 1 dari tanggal 10 dengan angka 6 dari bulan Juni sehingga menghasilkan angka 7, sebelum kembali mengaitkannya dengan simbolisme angka yang sering ia sebut dalam berbagai kesempatan.
Momen santai tersebut mengundang respons hangat dari peserta Munas dan menjadi salah satu bagian pidato yang menarik perhatian publik.
Di luar candaan mengenai angka keberuntungan, Prabowo menegaskan pentingnya peran HIPMI sebagai organisasi yang berkontribusi dalam mencetak pengusaha dan pemimpin masa depan Indonesia.
Menurutnya, keberadaan HIPMI memiliki posisi strategis dalam memperkuat perekonomian nasional melalui pengembangan kewirausahaan dan pemberdayaan generasi muda.
“Sebagai wadah pengusaha muda, HIPMI adalah organisasi yang sangat penting karena telah melahirkan banyak pemimpin, baik pemimpin masyarakat maupun pemimpin ekonomi,” tutupnya. (vid)

