RELUNG.ID – Samsung bersiap menghadirkan perubahan pada layanan sinkronisasi penyimpanan cloud di perangkat Galaxy.
Aplikasi sistem Gallery Cloud Sync versi terbaru kini mulai menghadirkan integrasi dengan Google Photos.
Dikutip dari laporan SamMobile, perubahan tersebut hadir melalui Gallery Cloud Sync versi 1.6.09.31. Fitur integrasi Google Photos dijadwalkan mulai tersedia pada 1 Oktober 2026.
Waktu tersebut bertepatan dengan penghentian dukungan OneDrive untuk layanan Gallery Cloud Sync Samsung yang dijadwalkan sehari sebelumnya.
Integrasi Google Photos ini menjadi salah satu perubahan penting bagi pengguna perangkat Galaxy yang selama ini memanfaatkan layanan sinkronisasi foto dan video melalui Samsung Gallery.
Kehadiran fitur tersebut juga menjadi semakin relevan setelah Samsung menawarkan uji coba gratis Google AI Pro selama enam bulan untuk perangkat Galaxy tertentu.
Selain berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan, paket Google AI Pro menyediakan kapasitas penyimpanan cloud hingga 5TB.
Dengan integrasi baru ini, pengguna nantinya dapat memanfaatkan penyimpanan Google Photos secara lebih praktis melalui Gallery Cloud Sync. Sementara itu, Samsung Cloud sendiri menyediakan kapasitas penyimpanan gratis sebesar 15GB.
Berdasarkan informasi pada halaman bantuan Google, foto dan video dari camera roll secara default akan disinkronkan. Namun, pengguna tetap dapat menghentikan sinkronisasi otomatis dan menentukan folder tertentu yang ingin dicadangkan.
Foto dan video yang telah disinkronkan dapat diakses melalui berbagai perangkat yang terhubung ke akun pengguna, baik melalui aplikasi maupun situs web Google Photos.
Pengguna juga perlu memperhatikan mekanisme penghapusan file. Ketika sebuah foto atau video dihapus, file tersebut juga akan terhapus dari aplikasi serta penyimpanan cloud yang digunakan untuk sinkronisasi.
Untuk foto yang telah diedit, Google Photos akan menyinkronkan hasil pengeditan tersebut. Dalam kondisi tertentu, pengguna dapat melihat dua versi foto, yakni gambar asli dan versi yang telah diedit.
Meski demikian, integrasi melalui Gallery Cloud Sync memiliki sejumlah keterbatasan. Foto yang disinkronkan menggunakan layanan tersebut tidak akan tersedia untuk beberapa fitur Google Photos, termasuk Memories, highlights, Live albums, dan fitur Pencarian (Search).
Pengguna yang ingin memanfaatkan fitur-fitur tersebut dapat melakukan sinkronisasi foto secara langsung melalui aplikasi Google Photos.
Sejumlah pengguna di platform X juga dilaporkan telah berhasil mengaktifkan integrasi tersebut sebelum peluncuran resminya.
Salah satunya ditunjukkan melalui tangkapan layar yang dibagikan Fahad Ali Javed, yang memperlihatkan penggunaan kapasitas penyimpanan Google sebesar 5TB.
Di sisi lain, Google Photos juga semakin terintegrasi dengan perangkat Samsung. Pada Samsung Smart TV keluaran 2026, misalnya, tersedia fitur Memories yang dapat mengambil gambar dari pustaka Google Photos untuk menampilkan cerita berdasarkan orang, lokasi, serta momen tertentu.
Ada pula fitur Personalized Results yang menyusun tayangan slide berdasarkan topik atau kenangan tertentu dari koleksi foto pengguna. (LWM)

