Tim Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah kembali mengantar pulang satu jemaah haji yang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi.
Jemaah tersebut bernama Apani Kasim Rasidi (63) diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Rabu (31/8) dengan Saudia Airlines No Penerbangan SV 820. Jemaah ini berasal dari Embarkasi Banjarmasin.
Kepulangan jemaah ke Indonesia diantar dua petugas dari KUH KJRI Jeddah, yaitu: Muhamad Syafii bin Muhamad Hasyim dan Elvin Mansyur Badar.
“Alhamdulillah, perjalanan berjalan lancar. Kami ditugaskan mengantar pulang jemaah asal Banjarmasin, atas nama Apani Kasim Rasidi,” kata Syafii, sembari mengatakan “Jemaah tersebut telah dibawa di RS Haji Pondok Gede guna melanjutkan kembali perawatan,” tutupnya dikutip dari keterangan resminya, Jumat (2/9)
Sementara itu, Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, menjelaskan, Apani Kasim Rasidi selama ini dirawat di RS King Abdullah, Makkah. Jemaah kloter 7 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 7) ini bisa diantar pulang setelah dinyatakan laik terbang.
“Jemaah sudah dinyatakan laik terbang seiring terbitnya Medical Information Form (Medif) dari pihak berwenang di Arab Saudi. Sehingga kami antar pulang ke Indonesia dalam keadaan berbaring,” ujarnya.
Seiring kepulangan Apani Kasim Rasidi ke Tanah Air, saat ini masih ada dua jemaah haji Indonesia yang dirawat di RS Arab Saudi. “Satu pasien masih di ICU, satu lagi dalam proses persiapan untuk bisa dipulangkan ke tanah air,” jelasnya.
“Mohon doanya, semoga jemaah haji Indonesia lekas sehat, bisa segera kembali ke tanah air, dan berkumpul kembali dengan keluarganya,” harapnya.
Seperti diketahui, operasional penyelenggaraan ibadah haji ini telah dinyatakan berakhir pada 18 Agustus lalu. Sejak itu, masih ada delapan jemaah yang dirawat di RS Arab Saudi. Empat jemaah sudah pulang ke tanah air, dua jemaah wafat dan dimakamkan di Arab Saudi. Saat ini, masih dua jemaah yang sedang menjalani perawatan.

