RELUNG.ID – Raksasa otomotif listrik asal Tiongkok, BYD, secara resmi memulai pengiriman Yangwang U7, sedan listrik mewah terbaru dari sub-merek ultra-premiumnya, Yangwang.
Peluncuran ini menandai langkah serius BYD dalam menantang dominasi merek premium global di segmen kendaraan listrik kelas atas.
Yangwang U7 mulai dipasarkan melalui ruang pamer di seluruh Tiongkok. Dengan dimensi panjang 5.265 mm, lebar 1.998 mm, dan tinggi 1.517 mm serta jarak sumbu roda 3.160 mm, U7 hadir sebagai rival tangguh bagi model-model seperti BMW i7 dan i5.
Sedan ini tersedia dalam konfigurasi empat maupun lima kursi, serta dua varian powertrain: kendaraan listrik baterai penuh (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV).
Menariknya, U7 dibangun di atas platform e4 yang dibekali empat motor listrik independen, masing-masing berdaya puncak 240 kW.
Total output mencapai 960 kW (sekitar 1.287 tenaga kuda) dengan torsi puncak 1.584 Nm, memungkinkan akselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam 2,9 detik.
Performa ini mendekati kelas hypercar, menjadikan U7 sebagai salah satu sedan paling bertenaga di dunia.
Untuk menunjang performa tersebut, BYD menyematkan sistem suspensi canggih DiSus-Z, yang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal dan kestabilan tinggi saat akselerasi, pengereman, maupun bermanuver.
Sistem ini secara aktif mengelola dinamika gerakan mobil guna menciptakan pengalaman berkendara mewah dan responsif.
U7 dibanderol dengan harga 628.000 yuan atau sekitar Rp1,4 Miliar, menempatkannya di antara para pesaing domestik seperti Nio ET9 dan Maextro S800.
Meskipun menargetkan segmen pasar eksklusif, harga U7 tergolong kompetitif jika dibandingkan dengan fitur dan performa yang ditawarkan.
Ini merupakan model ketiga dari lini produk Yangwang setelah SUV off-road U8 dan supercar listrik U9.
Pada Mei 2025, tercatat penjualan 33 unit U7, menyumbang bagian dari total penjualan 139 unit Yangwang di bulan yang sama, termasuk 94 unit U8 dan 12 unit U9.
Meskipun angka penjualannya masih terbatas, BYD tampaknya tidak menargetkan volume besar melalui merek Yangwang, melainkan menekankan pada inovasi, teknologi, dan eksklusivitas. (LWM)

