RELUNG.ID- Pelaku kriminal kambuhan bernama Can Burge kembali ditangkap polisi setelah terlibat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga Kota Lubuklinggau. Pria yang dikenal sebagai residivis lintas kasus 3C (curat, curas, curanmor) itu ternyata sudah sejak 1994 keluar-masuk penjara, namun tak pernah jera.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Adhitia Bagus Arjunadi mengatakan, bahwa penangkapan dilakukan setelah tim mendapatkan laporan masyarakat terkait maraknya aksi pencurian di beberapa lokasi dalam dua pekan terakhir.
“Nama Can Burge kembali muncul dalam penyelidikan kami. Dari rekam jejaknya, dia sudah sangat berpengalaman dalam aksi-aksi 3C,” ujar Adhitia, Kamis (4/12/2025).
Pelaku ditangkap di sebuah rumah kontrakan tempatnya bersembunyi. Saat diamankan, polisi menemukan barang bukti sejumlah onderdil motor yang diduga hasil bongkaran.
“Dia mengakui telah melakukan beberapa pencurian sepeda motor. Barang bukti yang diamankan akan kami cocokkan dengan laporan dari para korban,” ujarnya.
Can Burge dikenal sebagai residivis yang aktif sejak era 90-an. Catatan kriminalnya mencakup, pencurian sepeda motor, pembongkaran rumah kosong (curat) dan aksi perampasan dan penjambretan (curas).
Meski berulang kali menjalani hukuman, pelaku selalu kembali melakukan tindak kriminal setelah bebas.
Polisi mengimbau masyarakat Lubuklinggau agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di lokasi rawan.
“Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan atau rekan pelaku lainnya,” imbuh Kapolres.
Sementara itu, Can Burge juga mengakui bahwa ia telah berulang kali masuk penjara atas aksi kriminalitas.
“Dari tahun 94 sampai saat ini, macam-macam kasus Pak, ada berkelahi, mencuri, jambret, menodong dan pembunuhan,” kata Can Burge kepada wartawan saat pres rilis ungkap kasus.
Can Burge berdalih, sepak terjangnya dalam sejumlah aksi kejahatan yang telah dilakukan sejak tahun 1994 itu dilakukan dengan alasan ekonomi. Sebab ia mengaku kondisi perekonomian saat ini sedang tidak baik.
“Hasil kejahatan buat biaya makan sehari-hari. Karena sekarang zaman sulit Pak,” ujar Can Burge.[NSR]

