RELUNG.ID- Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang Rubi Indiarta dan PPK PUPR bernama Ade Abdillah bersepakat untuk damai setelah video kericuhan mereka saat menggelar rapat viral di media sosial usai di upload oleh akun Instagram @info_palembang.
Dalam potongan video yang didapatkan redaksi, perdamaian keduanya disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam. Selain itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Ahmad Mustaqin juga ikut hadir.
“Alhamdulillah sudah bertabayun, tidak ada masalah apapun hanya kesalahpahaman. Mudah-mudahan ke depan ini jadi preseden terbaik untuk menuju Palembang Berdaya Palembang Sejahtera,”kata Prima Salam.
Selain itu, Rubi Indiarta dan Ade juga saling berjabat tangan dan salam komando. Rubi juga sebelumnya mengaku bahwa permasalahan tersebut telah selesai. Ia memilih menempuh jalur damai.
“Tidak ada masalah , bagaimana kalau masalah tidak dengan aku , aku bingung juga mau meresponnya , aku tidak pukul dia, tapi dia yang mukul aku , karena waktu itu ada di ruangan aku, habis pukul aku ditarik orang, tidak tahu aku kalau diluar itu , staf-staf segala macam ,”ujar Rudi.
Hal yang sama diutarakan oleh anggota Komisi III DPRD Palembang Andreas.
“Tapi infonyo lah damai,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, potongan video baku hantam saat rapat antara Dinas Pekerjaan Umum dan PEnataan Ruang (PUPR) kota Palembang dan Komisi III heboh setelah di upload dalam akun instagram @info_palembang.
Dalam video tersebut, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) terlihat dibawa keluar dari ruang rapat. Namun, saat hendak keluar dari pintu ruang rapat, ASN tersebut ternyata kembali dipukul oleh pria berbaju kemeja hitam meskipun ada security di sebelahnya.
Kondisi ruangan pun menjadi memanas. Sehingga ASN tersebut langsung dibawa keluar agar kericuhan tak semakin berlanjut.
Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang Rubi Indiarta saat dikonfirmasi mengaku bahwa kejadian itu berlangsung pada Selasa (5/8/2025), sekitar pukul 14.30WIB.
Menurut Rubi, mereka mulanya hendak menggelar rapat bersama PUPR Palembang untuk membahas masalah Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang berada di kawasan Lapangan Hatta, Palembang.
Namun, Rubi mengaku PPK PUPR bernama Ade Abdillah menghempaskan berkas dan memukulnya sehingga kericuhan pun terjadi.
“Dio ini dipanggil, terkait masalah IPAL di deket Lapangan Hatta. Dia itu PPKN nyo, Ade Abdillah. Dipanggil dalam rapat itu, rapat belum mulai dio ngempasi, berkas, dio ngoco (memukul) aku, sudah itu dihajar oleh staf (DPRD Palembang) itu, aku dak tau siapo (tidak tahu siapa pemukulan),”kata Rubi dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Jumat (22/8/2025). [DSK]

