Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sidak BGN di OKU Timur, Dapur Program MBG Ternyata Bersebelahan dengan Kandang Sapi
Regional

Sidak BGN di OKU Timur, Dapur Program MBG Ternyata Bersebelahan dengan Kandang Sapi

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda14/03/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, pada Jumat (13/3/2026) melakukan sidak di dapur MBG OKU Timur. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Belitang Tegal Rejo, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), Sumatera Selatan, mendapat sorotan setelah inspeksi mendadak menemukan sejumlah pelanggaran dalam pengelolaan dapurnya.

Sidak tersebut dilakukan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, pada Jumat (13/3/2026). Dalam peninjauan itu, ia mendapati dapur milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi berada sangat dekat dengan kandang burung walet dan kandang sapi.

Kondisi tersebut dinilai melanggar standar operasional dan petunjuk teknis pengelolaan dapur dalam program MBG karena berpotensi mengganggu kebersihan serta keamanan pangan.

“Ini harus disuspend dulu sampai fasilitasnya diperbaiki, termasuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Jangan sampai program ini hanya dijadikan tempat mencari keuntungan,” tegas Nanik saat melakukan peninjauan di lokasi.

Saat berada di area dapur, Nanik bahkan sempat terkejut mendengar suara sapi dari sekitar bangunan. Setelah ditelusuri, diketahui bahwa kandang sapi memang berada tepat di samping dapur yang digunakan untuk menyiapkan makanan bagi program tersebut.

Menurutnya, keberadaan kandang ternak di dekat dapur jelas melanggar ketentuan karena dapat memengaruhi standar higienitas dalam proses pengolahan makanan.

Ia juga mempertanyakan pernyataan pengelola yang menyebut dapur telah berdiri lebih dahulu dibanding kandang sapi. Namun setelah mengonfirmasi langsung kepada pemilik kandang, diketahui bahwa kandang tersebut justru sudah ada sebelum pembangunan dapur SPPG.

“Dalam petunjuk teknis sudah jelas dapur tidak boleh berada di dekat kandang hewan. Ini harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Selain persoalan lokasi dapur, sidak tersebut juga menemukan sejumlah masalah lain. Di antaranya instalasi pengolahan limbah yang dinilai tidak layak, penggunaan air galon tanpa merek, serta beberapa fasilitas dapur yang belum memenuhi standar kebersihan.

Nanik menegaskan bahwa program MBG merupakan program sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak, sehingga tidak boleh dikompromikan dengan kepentingan bisnis.

Ia menyebut program tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Program ini adalah program sosial pendidikan dari Presiden. Jadi tidak boleh ada kompromi terkait kebersihan, keamanan pangan, dan kejujuran dalam pengelolaannya,” katanya.

BGN pun meminta agar dapur SPPG tersebut sementara waktu menghentikan operasionalnya hingga seluruh permasalahan diperbaiki. Selain itu, pihak Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi diminta melakukan pemeriksaan ulang dalam waktu dua bulan ke depan.

Hingga saat ini, pihak pengelola dapur maupun Kepala KPPG Palembang, Nurya Hartika, belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan dalam inspeksi tersebut.[THQ]

BGN MBG OKU Timur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Masih Dalami Peran Fuad Hasan dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Next Article Libur Lebaran, Layanan SAMSAT di Sumsel Tutup 18–24 Maret, Pajak Jatuh Tempo Bebas Denda
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,870 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,743 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,716 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?