Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang, Prof Nyayu Khadijah akhirnya angkat bicara terkait kekerasan senior terhadap junior dalam Diksar UKMK Litbang UIN RF beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, aksi kekerasan yang terjadi antara korban dan para pelaku diduga karena adanya motif pengkhianatan dalam sebuah organisasi. Meski demikian, pihaknya masih akan memeriksa pembina UKMK Litbang terkait pelaksanaan dan tugasnya sebagai pembina.
“Kita mencari lebih dalam lagi motif pengkhianatan ini seperti apa dan siapa saja aktor-aktornya, sehingga terjadi perselisihan tersebut,” katanya, Kamis (6/10).
Rektor UIN RF ini juga menambahkan, sejak dulu organisasi ekstra memang sudah ada. Mungkin, para mahasiswa ini ingin menunjukkan perannya. Meski demikian, pihaknya menyayangkan hal tersebut.
“Jika ada intervensi senior di organisasi ekstra, ini sangat disayangkan. Tapi semoga itu tidak benar,” ujarnya.
Terkait adanya laporan korban di Mapolda Sumsel, Nyayu tidak begitu mempermasalahkan hal tersebut.
Seperti diketahui, ALP diduga menjadi korban kekerasan saat sedang mengikuti pendidikan dasar (Diksar) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penelitian dan Pengembangan (Litbang) yang dilakukan di Bumi Perkemahan Gandus Palembang pada beberapa hari lalu. Korban pun didampingi kuasa hukumnya telah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolda Sumsel, Selasa kemarin (6/10).
