RELUNG.ID-Nama Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Purbalingga, kembali mencuri perhatian publik. Bukan hanya sebagai Bupati termuda se Indonesia namun kali ini, ia menunjukkan sikap tegas dan terbuka terhadap Novi Citra Indriyati, vokalis band Sukatani, yang sempat dikeluarkan dari sekolah tempatnya mengajar.
Bupati Fahmi menyatakan kesiapannya untuk menerima kembali Novi sebagai tenaga pendidik di Kabupaten Purbalingga. Pernyataan ini disampaikan setelah band Sukatani dan lagu mereka, “Bayar Bayar Bayar,” menjadi viral di media sosial karena dianggap mengkrititisi institusi Kepolisian RI.
“Berkaitan dengan isu yang sedang viral di berbagai sosial media terkait band Sukatani yang berasal dari Kabupaten Purbalingga, dan juga yang berkaitan dengan isu yang beredar keluarnya Mbak Novi salah satu guru di sekolah dasar, saya, Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Kabupaten Purbalingga, dengan tangan terbuka siap menerima Mbak Novi jika berkenan untuk mengabdi di sekolah di Kabupaten Purbalingga,” ungkap Fahmi.
Sikap ini semakin menguatkan citra Fahmi sebagai pemimpin muda yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Sebelumnya, ia telah menarik perhatian karena menjadi salah satu bupati termuda di Indonesia.
Seperti diketahui, Fahmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada Purbalingga 2024 bersama pasangannya, Dimas Prasetyahani. Mereka memperoleh 342.913 suara atau 61,47 persen, membawa harapan baru bagi masyarakat dengan slogan “Alus Dalane, Kepenak Ngodene.”
Fahmi lahir di Tangerang pada 2 September 1996 dan berasal dari keluarga yang sudah akrab dengan dunia politik. Ia adalah anak kedua dari Rofik Hananto, anggota DPR RI dari Fraksi PKS. Sejak kecil, Fahmi telah terbiasa dengan dinamika politik dan pemerintahan, yang membentuknya menjadi sosok pemimpin dengan nilai integritas serta dedikasi tinggi terhadap pelayanan publik.
Keputusan Fahmi untuk mengajak Novi kembali mengajar dinilai sebagai langkah bijak dalam mendukung tenaga pendidik di daerahnya. (YIP)

