RELUNG.ID – Kekalahan menyakitkan dari Adhyaksa FC tak sepenuhnya mencerminkan performa Sumsel United. Di balik hasil minor tersebut, tim berjuluk Laskar Juaro justru menunjukkan dominasi permainan yang kini menjadi modal penting untuk bangkit di laga berikutnya.
Pelatih Nilmaizar menegaskan, anak asuhnya harus segera melupakan hasil buruk tersebut dan mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya melawan Persiraja Banda Aceh pada 4 April mendatang di Stadion Dimurthala.
“Lupakan kekalahan kemarin. Kita harus fokus ke laga berikutnya,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Pada laga sebelumnya di Stadion Banten International Stadium, Sumsel United memang harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 3-2. Namun secara statistik, performa tim terbilang kompetitif, bahkan cenderung unggul.
Sumsel United mencatatkan penguasaan bola sebesar 53 persen, dengan total sembilan percobaan tembakan dan tiga di antaranya tepat sasaran. Tak hanya itu, mereka juga melakukan 30 sentuhan di kotak penalti lawan serta mencatatkan 53 operan di area sepertiga akhir.
Sempat tertinggal lebih dulu, Sumsel United menunjukkan mental bertanding yang kuat dengan membalikkan keadaan melalui dua gol cepat jelang turun minum. Sayangnya, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga peluit akhir.
Nilmaizar menilai, persoalan utama tim bukan pada strategi, melainkan efektivitas serangan dan kesalahan individu yang masih kerap terjadi, terutama di lini pertahanan.
“Permainan sudah sesuai rencana, tapi memang ada beberapa kesalahan individu yang harus diperbaiki. Serangan kita juga belum cukup efisien,” katanya.[THQ]

