RELUNG.ID- Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang menggelar Bazar Ramadan di halaman parkir Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Jumat (6/5/2025).
Bazar ini diikuti oleh 70 stand dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang serta Bulog, yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Sejak pagi, warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak antusias berbelanja. Beberapa komoditas yang tersedia antara lain beras seharga Rp 72 ribu per 5 kg, minyak goreng Rp 15.500 per kg, serta daging sapi Rp 125 ribu per kg.
Selain itu, bazar ini juga menawarkan aneka takjil, buah-buahan, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Merdeka dan Puskesmas 23 Ilir.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Dewi Sastrani dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Putri Azizah, mengapresiasi pelaksanaan bazar ini sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Namun, ia mengimbau warga untuk tetap bijak dalam berbelanja dan membeli kebutuhan sesuai keperluan.
“Saya mengimbau masyarakat untuk belanja secukupnya dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Yang terpenting, stok bahan pokok di Palembang tetap aman selama Ramadan,” kata Ratu Dewa.
Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya penggunaan kemasan ramah lingkungan dalam bazar ini.
“Saya ingin semua pihak mulai beralih ke kemasan yang lebih mudah terurai. Ini demi menjaga lingkungan kita,” tambahnya.
Terkait harga sembako, Ratu Dewa mengakui bahwa ada kenaikan pada beberapa komoditas seperti bawang putih dan cabai merah. Namun, ia memastikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar harga tetap stabil dan ketersediaan bahan pokok terjaga.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang, Ida Royani Aprizal, menyatakan bahwa bazar ini diadakan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, panitia juga membagikan paket sembako kepada juru parkir, petugas keamanan, dan warga sekitar kantor Pemkot Palembang sebagai bentuk kepedulian sosial.[YKP]

