RELUNG.ID- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa salah satu tersangka kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Miki Mahfud, merupakan suami dari seorang pegawai KPK.
Meski begitu, lembaga antirasuah itu menegaskan tidak ada keterlibatan sang istri dalam perkara ini.
Miki Mahfud ditetapkan sebagai tersangka bersama 10 orang lainnya, termasuk mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel, usai operasi tangkap tangan (OTT) pada 20–21 Agustus 2025.
KPK menyebut Miki adalah pihak dari PT KEM Indonesia, perusahaan penyedia jasa K3 atau PJK3. Dalam OTT itu, penyidik mendapati penyerahan uang dari pihak perusahaan jasa K3 kepada Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemnaker.
“Yang kami dapatkan pertama adalah proses serah terima uang antara perusahaan jasa terhadap koordinator, yakni IBM (Irvian Bobby Mahendro),” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto.
Menurut Setyo, Kemnaker selama ini bekerja sama dengan pihak ketiga sebagai penyedia jasa sertifikasi K3. Proses ini melibatkan tiga pihak: pekerja atau perusahaan, perusahaan jasa K3, dan Kemnaker. Namun, dugaan pemerasan membuat biaya sertifikasi membengkak dari seharusnya Rp275 ribu menjadi Rp6 juta per orang.
KPK menduga praktik pemerasan itu sudah berlangsung sejak 2019 dengan total dana mencapai Rp81 miliar, yang kemudian dibagi-bagi ke sejumlah pihak.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa status Miki sebagai suami pegawai KPK tidak akan memengaruhi proses hukum.
“Benar, salah satu pihak yang diamankan merupakan suami salah satu pegawai KPK. Namun, hingga kini tidak ada keterlibatan dari pihak istri,” katanya.
KPK pun memastikan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat dalam kasus pemerasan ini.
Berikut daftar 11 tersangka:
1. Irvian Bobby Mahendro – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 (2022–2025)
2. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi K3 (2022–sekarang)
3. Subhan – Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 (2020–2025)
4. Anitasari Kusumawati – Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja (2020–sekarang)
5. Immanuel Ebenezer Gerungan – Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI
6. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker dan K3 (Maret 2025–sekarang)
7. Hery Sutanto – Direktur Bina Kelembagaan (2021–Februari 2025)
8. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator
9. Supriadi – Koordinator
10. Temurila – pihak PT KEM Indonesia
11. Miki Mahfud – pihak PT KEM Indonesia. [YKP]

