RELUNG.ID — Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini berada di jajaran teratas sektor pariwisata di Indonesia, mencakup wisata kuliner, alam, hingga religi.
Direktur Manajemen Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Zulkifli Harahap, menilai bahwa potensi besar tersebut harus dioptimalkan untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian wilayah.
Sebagai upaya menggenjot potensi ini, Sumsel, tepatnya di Kota Palembang, akan menjadi tuan rumah acara Investment Day For Tourism and Creative Economy (Invest ID) pada Oktober mendatang.
“Provinsi Sumsel ini menarik bagi kami. Oleh karena itu, kami mendorong 17 kabupaten/kota di Sumsel untuk melihat peluang kerja sama investasi dan memahami apa yang diperlukan untuk menarik investor,” jelas Zulkifli.
Invest ID adalah kegiatan eksibisi dan konferensi yang menghubungkan pemilik bisnis, investor, institusi pendanaan, dan regulator, menjadi platform ekosistem investasi dalam pariwisata dan ekonomi kreatif.
Melalui acara ini, pemilik bisnis dan pemerintah daerah akan memiliki kesempatan untuk menawarkan prospectus kepada investor, baik melalui mekanisme waralaba, lisensi, atau model kerja sama investasi lainnya.
Selain pameran dan presentasi bisnis, acara ini juga akan mengadakan seminar dan helpdesk yang membahas aspek perencanaan investasi, legalitas/perizinan, dan pendanaan sesuai tren dan dinamika pasar.
“Kami berharap dapat memberikan solusi dan peluang investasi yang lebih terarah bagi para pelaku bisnis di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tambah Zulkifli.
Penjabat Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, menyambut baik acara ini. Ia mengatakan bahwa Sumsel dikenal sebagai daerah yang ramah investasi dan memiliki kekayaan potensi wisata alam dan kuliner.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena Sumsel kaya akan potensi wisata alam dan kuliner yang perlu dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.[AYK]

