RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat komitmennya terhadap pemenuhan gizi masyarakat melalui pembangunan 51 Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, mengungkapkan bahwa setiap kabupaten/kota akan mendapatkan tiga SPPG untuk mendukung program Mandiri Bergizi dan Gemilang (MBG). Total, 17 kabupaten/kota akan dilibatkan dalam pembangunan fasilitas ini.
“Akan dibangun 3 SPPG di setiap kabupaten/kota, jadi totalnya ada 51 SPPG se-Sumsel untuk melayani program MBG. Nanti akan kita undang seluruh Sekda se-Sumsel untuk mempersiapkan lahannya,” ujar Edward pada Jumat (9/5/2035).
Edward menjelaskan, koordinasi dengan Sekda kabupaten/kota bertujuan untuk memastikan lahan yang digunakan telah memenuhi syarat, termasuk status lahan yang harus “clean and clear” serta bersertifikat.
“Pembangunannya menggunakan dana APBN 2025. Kami mengharapkan pemerintah daerah segera menyiapkan lahan agar pembangunan dapat dimulai sesuai jadwal,” tambahnya.
Ditargetkan, semua SPPG akan selesai dan mulai beroperasi pada September 2035. Dengan begitu, program MBG dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya para siswa yang menjadi sasaran utama program ini.
“Kami harapkan koordinasi ini berjalan lancar agar target dapat tercapai, sehingga Sumsel semakin maju dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” tutup Edward.[THQ]

