RELUNG.ID – Suzuki meluncurkan versi terbaru Baleno di India dengan sejumlah pembaruan pada desain, fitur, keselamatan, hingga sektor mesin.
Menariknya, hatchback yang telah berusia sekitar satu dekade itu kini meninggalkan mesin empat silinder dan beralih menggunakan mesin tiga silinder demi mengejar efisiensi bahan bakar.
Suzuki Baleno pertama kali diperkenalkan pada 2015 sebagai hatchback ekonomis yang posisinya berada di atas Swift dalam jajaran produk Suzuki. Model tersebut mendapat penyegaran ringan pada 2019, sebelum menjalani pembaruan besar pada 2022.
Alih-alih memperkenalkan generasi baru, Suzuki kembali memberikan facelift pada Baleno. Langkah tersebut membuat model ini tetap menggunakan arsitektur Heartect yang telah menjadi basisnya selama bertahun-tahun.
Dari sisi eksterior, perubahan paling mencolok terlihat pada bagian depan. Baleno terbaru mendapatkan bumper yang didesain ulang dengan gril berukuran lebih besar, dilengkapi bilah krom horizontal dan pola baru.
Desain tersebut dipadukan dengan lubang udara palsu serta aksen trim berwarna hitam pada bumper. Sementara itu, lampu depan, kap mesin, dan sepatbor masih mempertahankan desain dari model facelift 2022. Emblem Suzuki kini ditempatkan di bagian depan.
Perubahan pada bagian samping relatif minim. Suzuki menambahkan insang dekoratif pada sepatbor depan yang desainnya menyerupai elemen pada Vitara. Mobil ini juga mendapatkan antena sirip hiu serta pilihan warna baru Enigmatic Teal Green.
Bagian belakang juga tidak mengalami perubahan besar. Suzuki mempertahankan desain lampu belakang yang terhubung dengan pintu bagasi, sementara varian dengan spesifikasi lebih tinggi mendapatkan tambahan trim krom.
Masuk ke kabin, Baleno terbaru masih mempertahankan desain dasbor berbentuk V dan layar infotainment berukuran 9 inci. Pada varian tertinggi, Suzuki membekali mobil dengan jok berventilasi yang dilapisi aksen kulit sintetis.
Fitur lainnya mencakup bantalan pengisian daya nirkabel untuk smartphone yang dilengkapi sistem pendingin, sistem audio Clarion dengan enam speaker, tambahan ventilasi AC, serta port USB untuk penumpang belakang.
Suzuki juga meningkatkan perlengkapan keselamatan Baleno. Seluruh varian kini mendapatkan enam airbag, electronic stability control (ESC), hill-hold assist, titik jangkar kursi anak Isofix, dan sistem pemantau tekanan ban sebagai fitur standar.
Untuk varian tertinggi, Suzuki menghadirkan paket fitur bantuan pengemudi ADAS Level 2. Perangkat tersebut mencakup adaptive cruise control, lane keep assist, dan sejumlah sistem bantuan berkendara lainnya.
Perubahan terbesar justru terjadi di sektor mesin. Suzuki meninggalkan mesin bensin 1,2 liter empat silinder yang sebelumnya digunakan Baleno dan menggantinya dengan mesin 1,2 liter tiga silinder.
Mesin tersebut merupakan unit yang juga digunakan pada Suzuki Swift dan sedan Dzire generasi terbaru. Tenaga disalurkan ke roda depan melalui pilihan transmisi manual lima percepatan atau otomatis lima percepatan.
Untuk varian bensin, mesin naturally aspirated tersebut menghasilkan tenaga 82 hp (61 kW/83 PS). Sementara varian berbahan bakar CNG menghasilkan tenaga 69 hp (51 kW/70 PS).
Output tersebut lebih rendah dibandingkan mesin empat silinder sebelumnya. Namun, mesin baru telah dilengkapi sistem start-stop yang dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Di India, Maruti Suzuki Baleno terbaru sudah dapat dipesan dengan harga perkenalan mulai ₹609.900 atau sekitar US$6.500 untuk varian dasar. Sementara harga varian tertinggi mencapai ₹955.000 atau sekitar US$10.100.
India menjadi basis produksi Baleno, yang kemudian diekspor ke sejumlah pasar di Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan.
Model ini sebelumnya juga pernah dipasarkan di Eropa sebelum dihentikan pada 2019, sedangkan penjualannya di Australia berakhir pada 2022.
Baleno juga memiliki model kembaran di sejumlah pasar. Di India, mobil ini dipasarkan sebagai Toyota Glanza, sementara di Afrika Selatan menggunakan nama Toyota Starlet. (LWM)

