RELUNG.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Empat Lawang, Sumsel terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.
Hal ini dikarenakan, tenaga pendidik di Empat Lawang mengalami kekurangan yang cukup banyak hingga mencapai 587 guru.
Demikian diakui oleh Kabid GTK Disdikbud Empat Lawang, Albaihaki, Kamis (8/8).
Meski kekurangan banyak, dia mengaku Empat Lawang hanya mendapatkan kuota 180 formasi guru ASN dan PPPK. Karena itu, kuota ini diprioritaskan untuk formasi guru kelas dan tenaga pendidikan agama Islam.
“Artinya, Empat Lawang masih membutuhkan tenaga pendidik setidaknya 407 guru untuk mencapai kebutuhan minimal. Mulai dari guru mata pelajaran dan juga mutu kelas.
Situasi ini diperparah dengan jumlah guru yang pensiun. Pada tahun ini saja, sudah ada 43 guru yang pensiun, ditambah dengan 3 orang guru yang meninggal dunia.
“Kekurangan guru di berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMP, tentunya sangat mempengaruhi kualitas pendidikan di Kabupaten Empat Lawang,” ujarnya.
Dia merincian kebutuhan guru di Kabupaten Empat Lawang yakni Guru Kelas SD sebanyak 242 orang, Guru Penjas SD dan SMP 173 orang, Guru TIK SMP 59 orang, Guru BK SMP 41 orang.
Kemudian, Guru Seni dan Budaya SMP 18 orang, Guru Agama Islam SD dan SMP sebanyak15 orang, Guru Agama Kristen SD dan SMP sebanyak 11 orang, Guru Agama Katolik SMP 1 orang, Guru Prakarya SMP 11 orang, Guru PKN SMP sebanyak 3 orang.

