RELUNG.ID – Darwin (48) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (6/8) siang.
Kedatangannya ini untuk melaporkan istrinya Rosdiana (42) dan anaknya Kagenda Tri Abyasa (10) tak kunjung pulang ke rumah.
Ditemui usai membuat laporan polisi, Darwin menceritakan istri dan anaknya pergi dari rumah yang beralamat di Lorong Karang Anyar, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju Palembang, Senin (4/8) sekitar pukul 09.00 WIB.
“Waktu itu, istri saya pamitan hendak ke pasar dan mampir ke sekolahan anak untuk mengambil uang bantuan dari sekolah. Saya percaya saja, jadi mengizinkan mereka pergi,” ungkap Darwin kepada awak media.
Namun, setelah ditunggu-tunggu hingga larut malam, istri dan anaknya pun tidak kunjung pulang ke rumah,” Saat meninggal rumah sempat telepon pak lewat WhatsApp pak. Namun selang setengah WhatsApp pun sudah tidak aktif lagi,” katanya.
Panik, dengan keberadaan istri dan anaknya, Darwin pun langsung mencari keberadaan istri dan anaknya ke rumah keluarga dan teman teman istrinya. Namun tidak satu pun tahu dimana istri dan anaknya berada.
“Saya cari ke rumah keluarga dan teman temannya pak. Tetapi mereka tidak mengetahui keberadaan istri dan anak saya,” ucapnya.
Darwin juga mengatakan, istrinya memiliki ciri-ciri tinggi 160 cm, berat 70 kg, rambut lurus panjang sebahu, sedangkan anaknya tinggi 120 cm, berat 35 kg, rambut pendek. “Istri saya pergi terkahir memakai baju pink dan celana jens hitam. Sedangkan anak saya memakai baju orange dan celana pendek, ” bebernya.
Darwin berharap kepada masyarakat Palembang yang mengetahui keberadaan istri dan anaknya untuk memberikan tahu informasi tersebut. ” Saya berharap kepada seluruh masyarakat Palembang dan luar Palembang yang mengetahui keberadaan istri dan anak saya untuk beritahukan keberadaan ke nomor handphone 082179580911,” harapnya.
Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwin membenarkan adanya laporan korban yang melaporkan orang hilang istri dan anaknya. ” laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti segera, ” tutupnya. (DNP)

