RELUNG.ID – Ade Irawan (27) yang merupakan komplotan begal sadis di Palembang akhirnya menyerahkan diri ke Polrestabes Palembang, Sabtu malam (26/10).
Pelaku menyerahkan diri menyusul rekannya yang telah ditangkap dan ditembak mati, lantaran melawan petugas kepolisian.
“Saya melihat video teman saya (tersangka Rohkit) yang menyuruhnya untuk menyerahkan diri. Saya juga takut ditembak mati pak,” kata Ade saat ditemui di Polrestabes Palembang, Selasa (29/10).
Selama pelariannya, dia pergi ke Lahat. Kemudian, setelah lima hari di Lahat, dia mendapatkan kabar bahwa komplotannya tertangkap. Bahkan, salah satu rekannya Agung ditembak mati. Hingga, akhirnya dia dijemput keluarganya untuk menyerahkan diri.
“Saya dapat kabar ini dari temannya Dedek yang sempat menyuruh untuk kabur,” terangnya.
Dia mengaku, saat melancarkan aksi begal motor dirinya bertindak sebagai joki motor. Sedangkan kedua temannya Rohkit dan Agung sebagai eksekutor dan yang melarikan motor korban.
“Kalau saya hanya sembilan kali Pak. Saya yang membawa motor, mereka yang eksekusi. Saya pernah didatangi Agung lewat mimpi pak, makanya saya ikut menyerahkan diri,” jelas dia.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Suggihhartono membenarkan jika satu pelaku begal sadis kompolotan Agung menyerahkan diri.
“Pelaku menyerahkan diri setelah kita memberikan ultimatum. Pelaku atas nama Ade akhirnya mendatangi Polrestabes Palembang,” katanya.
Atas perbuatannya tersangka Ade akan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara. “Tersangka sudah menjalani pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan ulahnya,” pungkasnya. (DNP)

