RELUNG.ID-PT Pertamina EP (PEP) Adera Field mencatat temuan signifikan dari pengeboran sumur baru BNG-067 yang terletak di Area North West Benuang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Sumur ini mencatatkan produksi awal sebesar 660,34 barel minyak per hari (BOPD), atau 440 persen lebih tinggi dari target awal sebesar 150 BOPD.
Tak hanya minyak, sumur BNG-067 juga menghasilkan gas sebesar 0,807 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), atau 207 persen di atas target pengusulan 0,39 MMSCFD.
“Produksi dari sumur BNG-067 berasal dari lapisan TAF K1 yang sebelumnya belum pernah diproduksi. Hasilnya sangat memuaskan, bahkan tanpa adanya kadar air, sehingga yang dihasilkan adalah 100 persen minyak murni,” ujar Field Manager PEP Adera Field, Adam Syukron Nasution, Jumat (30/5/2025).
Ia menyebutkan, keberhasilan ini membuka peluang besar untuk pengembangan lebih lanjut di Area North West Benuang. Berdasarkan evaluasi awal, terdapat potensi tambahan tiga hingga lima sumur pengembangan baru di sekitar wilayah tersebut.
Selain itu, dalam rencana jangka menengah, Adera Field juga menyiapkan pengeboran sumur “Step Out BNG-A12” di area selatan Benuang yang menyasar lapisan Wd sebagai kunci pengembangan selanjutnya.
Performa positif ini turut mendorong peningkatan produksi keseluruhan di Benuang Cluster. Per Mei 2025, total produksi mencapai 2.668 BOPD, melonjak 222 persen dibandingkan produksi pada Mei 2024 yang hanya 1.200 BOPD.
“Benuang Cluster memiliki karakteristik multilayer reservoir yang memungkinkan ditemukannya lapisan-lapisan baru bertekanan tinggi, terutama di level TAF. Ini menjadi keunggulan tersendiri untuk mendukung peningkatan produksi jangka panjang,” jelas Adam.
Adam juga menegaskan bahwa seluruh proses pengeboran dilakukan dengan asesmen risiko yang ketat dan pengawasan menyeluruh.
“Respon cepat terhadap tantangan teknis di lapangan menghasilkan pengeboran yang aman tanpa insiden well control. Proses komplesi juga berjalan mulus,” tutupnya.[SMP]

