RELUNG.ID – Peristiwa tongkang batubara menabrak jembatan di Sumsel kembali terjadi, Rabu kemarin (7/5/2026).
Kali ini, tongkang dengan muatan batubara milik PT Madhucon menabrak Jembatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel.
Akibat kejadian tersebut, tiang fender jembatan mengalami kerusakan.
Berdasarkan informasi, kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, Tongkang yang berangkat dari lokasi tambang di Dawas dengan tujuan Simpang Tungkal melintas di bawah jembatan.
Tongkang batubara ini sempat bersandar dikarenakan tugboat tengah melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).
Namun, dikarenakan arus sungai yang deras sehingga tali ikatan tongkang lepas, kemudian tongkang batubara ini pun terbawa arus dan menabrak fender yang merupakan struktur pelindung utama jembatan hingga menyebabkan kerusakan.
Peristiwa ini dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Muba, Yusfarizal. Dia mengatakan, kejadian ini terdampak hanya tiang fender. Sehingga tidak menganggu aktivitas lalu lintas baik di atas jembatan maupun perairan.
“Untuk sementara, kondisi ini belum mengganggu arus lalu lintas. Insiden ini juga tengah diselidiki pihak kepolisian air,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Muba, AKP Suvenfri menambahkan, pihaknya telah mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan.
“Kami tengah mengumpulkan keterangan terkait penyebab kejadian tersebut,” singkatnya.
Peristiwa tongkang bermuatan batubara menabrak jembatan ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya di tahun 2024, sebuah tongkang batubara menabrak Jembatan Lalan di Muba hingga menyebabkan jembatan ambruk dan menelan korban jiwa.
Kemudian, pada 23 April 2026, sebuah tongkang bermuata batubara dilaporkan sempat tersangkut di badan Jembatan Bentayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, pada Kamis (23/4/2026) sore. (RDR)

