RELUNG.ID– Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan Jalan Ali Gatmir, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Senin (15/6/2026) malam, berujung ricuh dan memakan korban.
Seorang pelaku curanmor nekat menggunakan senjata api rakitan dan pisau saat berusaha melarikan diri dari kejaran warga yang memergokinya mencuri motor.
Pelaku diketahui bernama Ahmad Mustafa (50). Dalam upayanya kabur dari kepungan warga, ia menembak satu warga dan menikam warga lainnya hingga mengalami luka-luka.
Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Fitri Dewi Utami mengatakan, peristiwa bermula ketika korban Achmad Hadi Shahab (46) memarkirkan sepeda motornya di halaman Alfamart Jalan Ali Gatmir untuk berbelanja.
Saat berada di dalam minimarket, korban melihat pelaku tengah berusaha membawa kabur motornya menggunakan kunci letter T. Korban kemudian berteriak meminta bantuan warga sehingga pelaku panik dan melarikan diri.
“Korban melihat langsung pelaku mencuri motornya menggunakan kunci letter T. Korban lalu berteriak dan warga yang mendengar langsung melakukan pengejaran,” ujar Fitri, Selasa (16/6/2026).
Saat dikejar, pelaku mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan untuk menghalau warga yang berusaha menangkapnya. Selain itu, pelaku juga membawa senjata tajam yang digunakan saat terdesak.
Dalam pelariannya, pelaku sempat bersembunyi di halaman rumah warga. Namun persembunyiannya diketahui oleh Reza Pahlepi (34) yang mencoba mengamankan pelaku.
Ketika hendak ditangkap, pelaku menembakkan senjatanya hingga mengenai dada kanan sampai pinggang kanan korban. Beruntung korban hanya mengalami luka serempetan peluru.
Tak lama berselang, pelaku kembali berusaha melarikan diri. Saat hendak diamankan oleh M. Ikbal (30), pelaku langsung menghunus pisau dan menusuk paha kanan korban.
“Jadi ada dua korban dalam kejadian ini. Satu korban terkena serempetan peluru dan satu korban mengalami luka tusuk di bagian paha,” jelas Fitri.
Meski sempat melakukan perlawanan, pelarian Ahmad Mustafa akhirnya terhenti setelah warga berhasil mengepungnya di area semak-semak sekitar permukiman warga.
Sebelum ditangkap, pelaku kembali melepaskan satu tembakan ke udara untuk menakut-nakuti warga. Namun jumlah warga yang terus berdatangan membuat pelaku tidak bisa lagi melarikan diri.
Pelaku kemudian berhasil ditangkap dan sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Ilir Timur I yang tiba di lokasi.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver yang masih berisi empat butir peluru, satu sarung pisau, serta jaket yang digunakan pelaku saat beraksi.
Saat ini kedua korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang. Sementara Ahmad Mustafa dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara akibat luka yang dideritanya setelah diamuk warga.
“Barang bukti yang diamankan berupa satu pucuk senpi rakitan, satu sarung pisau, dan satu jaket milik pelaku. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tandas Fitri.[FZP]

