RELUNG.ID- Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus kecelakaan ojek online (ojol) yang menyebabkan penumpangnya koma di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Pengemudi yang kabur usai kejadian ternyata menggunakan akun ojol milik orang lain.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslan, menjelaskan, motor yang digunakan pelaku adalah Honda Beat bernomor polisi B-4558-NKO. Akun ojol yang terdaftar atas nama Rudi Sukarno rupanya dipakai oleh seseorang bernama Bambang.
“Motor Honda Beat tersebut adalah ojol dengan akun milik Rudi Sukarno. Setelah ditelusuri, akun itu digunakan oleh Bambang,” kata Ojo di Jakarta, Senin (27/10/2025).
Kecelakaan terjadi pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 05.00 WIB di depan pintu masuk Gedung DPR/MPR RI. Berdasarkan rekaman CCTV dari Diskominfo DKI Jakarta, sepeda motor yang dikendarai Bambang menabrak truk yang sedang berhenti di pinggir jalan.
Alih-alih menolong, Bambang justru meninggalkan penumpangnya yang tergeletak di jalur dua. Korban, seorang perempuan, mengalami luka berat dan pendarahan di kepala dan kini masih menjalani perawatan intensif di RS Pelni, Jakarta.
“Korban sampai sekarang masih dirawat di RS Pelni. Biaya pengobatan ditanggung Jasa Raharja dan BPJS,” tambah Ojo.
Polisi telah mendatangi alamat yang diduga tempat tinggal Bambang di kawasan Larangan Utara, Tangerang, namun keberadaannya belum ditemukan.
Keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Hingga kini, penyidik masih melakukan pencarian terhadap pelaku serta berkoordinasi dengan pihak aplikasi ojek online untuk menelusuri jejak digital akun tersebut.[YKP]

