RELUNG.ID- Motif di balik kasus penembakan yang menewaskan seorang warga di Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, akhirnya terungkap. Pelaku bernama Maharani alias Rani (34) menembak korban Karya (40) karena sakit hati setelah dipermalukan di tempat umum.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, menjelaskan bahwa pelaku berhasil ditangkap pada hari yang sama, Senin (6/10/2025), sekitar pukul 13.00 WIB di wilayah Cengal.
“Motifnya karena pelaku sakit hati kepada korban. Berdasarkan pengakuan pelaku, dia merasa dipermalukan saat hendak meminjam uang sebesar Rp100 ribu kepada korban sekitar seminggu lalu,” ungkap Eko saat konferensi pers di Mapolres OKI.
Rasa malu dan dendam itu mendorong pelaku untuk menembak korban ketika keduanya bertemu tanpa sengaja di jalan poros Desa Sungai Jeruju pada Senin pagi.
“Pelaku menembak korban dari jarak dekat menggunakan senjata api rakitan jenis revolver hingga korban meninggal dunia di tempat kejadian,” jelasnya.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sepucuk senjata api rakitan yang digunakan dalam aksi tersebut. Rani kini dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.
Dalam keterangannya, pelaku mengaku bahwa penembakan itu bukan hasil perencanaan matang.
“Tidak sengaja bertemu sebelumnya, lalu saya tunggu di simpang,” ujar Rani singkat.
Peristiwa ini mendapat perhatian Bupati OKI Muchendi Mahzareki, yang turut hadir dalam konferensi pers di Mapolres OKI.
Menurutnya, setiap persoalan seharusnya tidak diselesaikan dengan kekerasan, apalagi hingga menghilangkan nyawa seseorang.
“Kami berterima kasih kepada Polres OKI yang berhasil menangkap pelaku dalam waktu cepat. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara Pemkab dan Polres dalam menjaga keamanan daerah,” kata Muchendi.
Bupati juga menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya korban.
“Saya berempati atas musibah ini. Pemkab bersama aparat keamanan akan terus bersinergi menciptakan kondusifitas di wilayah hukum Kabupaten OKI,” tandasnya.[HWJ]

