RELUNG.ID – Pencarian terhadap bocah dua tahun yang hilang sejak Kamis 17 Oktober 2024 lalu terus dilakukan.
Kali ini, penyisiran lokasi pun diperluas, hingga melibatkan ‘orang pintar’ untuk membantu pencarian.
Demikian diungkapkan Kanit Binmas Polsek Lubuklinggau Utara, Bripka Suherman, Senin (21/10).
Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan penyisiran hingga satu kilometer dari lokasi kejadian, mulai dari sisi Barat, Utara dan Selatan. Meski demikian, belum ada perkembangan dan tanda-tanda dari pencarian tersebut.
“Kita terus melakukan pencarian baik penyisiran ulang, kami juga bertanya dengan orang pintar dan juga melibatkan petugas Damkar,” katanya, Minggu kemarin (21/10).
Hingga tiga hari pencarian, dia mengaku belum membuahkan hasil dan belum ada tanda-tanda dari pencarian tersebut. “Sudah disisir dan belum ada tanda-tanda juga, walaupun sudah hari ketiga,” terangnya.
Sementara itu, petugas Damkar Lubuklinggau, Doni mengaku penyisiran yang telah dilakukan pihaknya sejauh ini tidak menemukan jejak apapun. Penyisiran telah dilakukan sampai 500 meter dari sisi Barat, Utara dan Selatan.
“Kita di hari pertama kemarin sisir di belakang rumah sampai ke kebun-kebun di belakangnya juga tidak ada jejak apapun,” jelasnya.
Untuk diketahui, seorang bocah perempuan berusia 2 tahun, KPA hilang usai mandi di sumur belakang rumahnya pada Kamis, 17 Oktober 2024.
Kejadian ini bermula sekitar pukul 11.00 WIB, Ibu korban bernama Duwi Jayatri (24) membawa anaknya itu mandi di sumur belakang rumah.
Kemudian setelah selesai memandikan, anaknya tersebut masih ingin main air di sumur. Lalu Ibunya tersebut pulang ke rumah dengan meninggalkan korban sendirian main air di sumur.
Selanjutnya pada pukul 11.15 WIB, Ibu korban menyuruh anaknya yang bernama Hezta berumur 6 tahun (kakak korban) untuk melihat adiknya yang lagi mandi di sumur.
Kemudian kakak korban melihat adiknya itu di sumur belakang. Dan sesampai di sumur, kakaknya tersebut berusaha mengajak adiknya pulang.
Namun adiknya itu tidak mau dan masih tetap ingin main air. Hingga kakak korban meninggalkannya dengan pergi bermain ke rumah temannya.
Saat itu korban sempat mengikuti kakaknya dari belakang tanpa pakai baju. Lantas kakaknya itu terkait melihat korban berdiri di halaman depan rumah temannya. (ANS)

