RELUNG.ID- Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Palembang–Betung yang dibuka secara fungsional selama arus mudik dan balik Idulfitri 1446 H mulai dipadati kendaraan, khususnya dari arah Jambi menuju Palembang.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan, Satuan Lalu Lintas Polres Banyuasin mulai menerapkan skema pengaturan lalu lintas bergilir per Senin (7/4/2025).
Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, menyampaikan bahwa jalur tol Palembang–Betung kini diberlakukan dua skema waktu. Arah dari Gerbang Tol (GT) Musi Landas menuju Pulau Rimau dibuka pukul 07.00–12.00 WIB.
Sedangkan arah sebaliknya, dari Pulau Rimau menuju Musi Landas, dibuka pada pukul 13.00–17.00 WIB.
“Menginformasikan tol fungsional dari Pulau Rimau menuju ke Palembang sudah dibuka untuk arus balik,” ujarnya.
Ia menambahkan, arus kendaraan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatra juga mulai meningkat, terutama dari kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa.
Kepadatan ini menjadi dasar diberlakukannya skema pengaturan arus balik untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Kapolres Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, menyatakan bahwa pengaturan ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Direktorat Jenderal Bina Marga.
Sebagai bagian dari pengendalian lalu lintas, kendaraan berat seperti truk dilarang melintas dan dialihkan ke kantong-kantong parkir yang telah disiapkan.
“Total ada 11 kantong parkir yang mampu menampung hingga 542 kendaraan besar,” kata Ruri.
Namun, kendaraan pribadi, angkutan penumpang kecil, serta kendaraan yang membawa barang kebutuhan pokok dan penting (Baponting) tetap diizinkan melintasi Jalintim maupun JTTS.
Guna mengantisipasi gangguan teknis di jalan, Polres Banyuasin juga menyiagakan tiga unit mobil derek yang ditempatkan di wilayah Betung dan Talang Kelapa.
“Mobil derek ini siap membantu jika ada kendaraan yang mengalami masalah selama perjalanan,” tambahnya.[YKP]

